Suara.com - Capres nomor urut 01 Anies Baswedan memuji kreativitas para pendukungnya yang membuat spanduk dengan tulisan tangan.
Hal itu disampaikannya saat membaca satu persatu spanduk yang terpasang di acara Desak Anies belum lama ini.
Menurut Anies, spanduk-spanduk itu original, tanpa melibatkan teknologi Artificial Intelligence (AI).
"Ini semuanya jenis-jenis cetakan penuh kreativitas non AI. Ini original," ungkap mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.
Potongan video dibagikan akun Twitter @Mdy_Asmara1701 pada Selasa (6/2/2024). Sang akun menuliskan, “Reaksi abah Anies saat baca spanduk rakyat di #DesakAnies semalam..”
Tak hanya itu, Anies juga menyebut spanduk rakyat yang dibuat sukarela tanpa pendanaan dari pasangan capres.
"Jadi waktu itu saya bilang gini, kenapa spanduk-spanduk rakyat itu tampak cemerlang. Karena dia tidak didanai lewat transfer uang dari Jakarta," tegas ayah Mutiara Baswedan itu.
Anies lalu menyampaikan jika ide spanduk-spanduk itu sangat cemerlang lantaran dibuat secara tulus oleh rakyat yang mendukungnya.
"Karena dia nampak cemerlang karena dia dibiayai lewat keringat-keringat jernih orang-orang bekerja dengan tulus," ungkapnya.
Dalam momen tersebut, Anies membacakan spanduk yang bertuliskan, 'Negara punya rakyat bukan punya keluargamu, Bansos bukan untuk pansos' hingga 'Kampus sudah bersuara tanda negara tak baik-baik saja'.
Berita Terkait
-
AI Mulai Ubah Cara Perusahaan Rekrut Karyawan
-
Fenomena AI Slop: Mengapa Poster UMKM Makin Seragam dan Bikin Kita Bosan?
-
Gelombang "Agentic AI" Mulai Dominasi Ekonomi Digital Indonesia 2026
-
BUMN RI Ramai-Ramai Mulai Gunakan AI, Bisnis Customer Engagement Makin Diburu
-
Susah Baca Resep Dokter? Sekarang AI Bisa Menerjemahkannya dalam Hitungkan Detik!
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Baru Debut Langsung Nyekor, Aksi Striker Timnas Garuda Bikin Juara Belanda Gigit Jari
-
Wamenpar Ni Luh Puspa Sebut Perilaku Wisatawan Berubah, Incar Taman Rekreasi hingga Atraksi Wisata
-
7 Kebiasaan yang Bikin AC Boros Listrik, Sering Menyalakan dan Mematikan Salah Satunya
-
Ulasan Seasons of Blossom: Mengurai Luka, Duka, dan Tekanan Masa Remaja
-
Dari Balap Karung ke Mobile Legends, Transformasi Tradisi di Tangan Gen Z
-
Gubernur Khofifah: Jatim Jaga Daya Beli, Masyarakat Pasuruan Serbu Pasar Murah & Bendera Merah Putih
-
Tabrakan Kereta Barang vs Kereta Penumpang 19 Orang Jadi Korban di Kroasia
-
Moga Bunda Disayang Allah: Kisah Haru tentang Kasih Sayang dan Perjuangan
-
Feng Shui Rumah Bentuk Tanah Kantong Semar, Benarkah Bawa Keberuntungan?
-
Hari Pramuka 2026 Peringatan yang ke Berapa? Ini Tema dan Link Download Logo Resminya