Suara.com - Lombok memiliki keindahan alam yang tiada duanya. Selain objek wisata pantai, Lombok juga populer dengan keunikan Desa Adat Sade yang hingga saat ini masih memegang teguh adat istiadat.
Dalam rangka kunjungan di Nusa Tenggara Barat (NTB), Istri capres nomor urut 01 Anies Baswedan bersama putri sulungnya Mutiara Annisa Baswedan turut mengunjungi Desa Adat Sade di Rembitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Selasa, 6 Februari 2024.
Kunjungannya di desa yang dihuni oleh suku asli Lombok yakni Suku Sasak itu sebagai upaya melestarikan desa adat yang ada di Indonesia.
Bersama dengan pemuda di Desa Sade, Fery dan Mutiara menyusuri kawasan desa tersebut. Melewati setapak demi setapak anak tangga, keduanya melihat kehidupan masyarakat Desa Sade.
Fery menuturkan, masyarakat adat menjadi salah satu kelompok prioritas yang akan disejahterahkan oleh pasangan capres dan cawapres Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar.
"Dalam visinya Anies dan Muhaimin ada 28 kelompok masyarakat yang menjadi prioritas salah satunya masyarakat adat. Insya Allah jika terpilih, Mas Anies dan Pak Muhaimin akan memperkuat perlindungan masyarakat adat," kata Fery.
Dalam kesempatan itu, Fery dan putrinya juga diajak melihat rumah tertua di Desa Sade yang telah berdiri sejak 300 tahun lalu. Uniknya, masyarakat Desa Sade memiliki kebiasaan membersihkan lantai rumah dengan kotoran kerbau atau sapi. Tujuannya supaya lantai bersih dari debu-debu yang melekat.
Lebih lanjut, mereka juga menyaksikan kepiawaian jemari masyarakat Sade dalam menenun. Tak hanya itu, Ketua Dekranasda periode 2017-2022 ini berkesempatan untuk melihat pohon cinta yang menjadi saksi pertemuan muda mudi di Desa Sade.
Fery mengaku kagum dengan masyarakat Sade yang masih mempertahankan budaya dan adat peninggalan nenek moyang.
Baca Juga: Rektor Dipaksa Buat Video Dukung Jokowi, Anies Sentil Pakai Pepatah Jawa: "Becik Ketitik Ala Ketara"
"Banyak keunikan yang bisa ditemui di tempat ini. Desa Sade menjadi bukti bahwa masyarakat adat bisa mempertahankan budaya di zaman modern ini. Jadi kami memandang perlu adanya dukungan pemerintah untuk menjadikan masyarakat adat tetap bertahan tanpa meninggalkan budayanya," jelasnya.
Delain berkunjung ke Desa Sade, Fery dan Mutiara juga belajar proses budidaya mutiara di Autore Pearl Farm and Showroom serta menikmati kuliner khas NTB yakni Ayam Taliwang. Mengingat, selain terkenal dengan sebutan Pulau Seribu Masjid, Lombok, NTB juga terkenal dengan keindahan mutiara air lautnya.
Fery Farhati bersama Mutiara Annisa Baswedan tak mau ketinggalan untuk belajar proses budidaya mutiara air laut. Keduanya belajar budidaya mutiara dari seleksi kerang yang akan diinduki hingga melakukan simulasi induksi mutiara ke dalam kerang.
Fery mengaku bangga perairan Lombok menjadi salah satu penghasil mutiara terbaik di dunia yang sudah diekspor hingga mancanegara.
"Melihat budidaya mutiara dari proses awal hingga akhir ini membuat kami bangga bahwa Indonesia memiliki permata perhiasaan yang begitu berharga," kata Fery.
Dalam kunjungannya, Fery dan putrinya juga belajar pemijahan induk dan perawatan larva yang dilakukan di laboratorium sembari dijelaskan terkait budidaya mutiara.
Berita Terkait
-
Hari Terakhir Kampanye, Harusnya Zona Jakarta Jatah Anies-Muhaimin
-
Aksinya di Atas Panggung Bersama Anies Baswedan Disorot, Ini Klarifikasi Caleg Mengaku Nelayan
-
Ayah Meninggal, Wanita Ini Nangis Terharu Dengar Nasihat Pernikahan dari Anies
-
Viral Seorang Pria Janji Minum Saus Extra Pedas Satu Pabrik Jika Anies Jadi Presiden
-
Viral Nelayan Nangis Ngaku Nggak Butuh Makan Siang Gratis di Depan Anies, Sindir Prabowo?
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Di Mana Tempat Beli Parfum YSL Ori? Ini 5 Toko Tepercaya dan Variannya yang Paling Wangi
-
Dari Penumpang Biasa Jadi Bagian Perubahan: Cerita Kecil Selamatkan Bumi Lewat KRL
-
Proyek 10 Kampus URI: Solusi Cetak Birokrat atau Pemborosan Dana APBN?
-
6 Saham Masuk Rekomendasi di Tengah Penurunan Tensi Perang, Ada Emiten BIPI
-
Penjaga Sekolah di Bintan Peras Uang Jajan Siswa SD Selama 3 Tahun Demi Main Judi Online
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League
-
Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital
-
Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati
-
Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku
-
Penjualan Semen SIG Tembus 18,27 Juta Ton, Naik 5,6% di Tengah Persaingan Ketat