Suara.com - Tim Kampanye Nasional Pemilih Muda (TKN Fanta) Prabowo-Gibran menggelar Panggung Budaya Indonesia Maju di Markas TKN Fanta, Menteng, Jakarta Pusat, pada Jumat (9/2/2024). Acara ini digelar sebagai wujud kepedulian Prabowo-Gibran selaku pasangan capres-cawapres nomor urut 2 terhadap dunia literasi di tanah air.
Komandan TKN Fanta Prabowo-Gibran, Arief Rosyid, mengatakan acara Panggung Budaya Indonesia Maju diisi sejumlah penampilan mulai dari Grand Final Stand Up Comedy 2 Jari, Pidato Kebudayaan, Pembacaan Puisi, Musikalisasi Puisi, Monolog Teater, Band hingga Deklarasi Fanta Literasi.
"Insya Allah kita mulai sekarang dan nanti ketika Pak Prabowo-Mas Gibran ini terpilih hal-hal yang mendasar ini ya budaya menulis, baca puisi dan lain lain ini bisa menjadi kekuatan," kata Arief kepada wartawan, Jumat (9/2/2024).
Menurut Arief perhatian Prabowo-Gibran terhadap dunia pendidikan dan kebudayaan, termasuk literasi menjadi sebuah keniscayaan. Sebab strategi transformasi bangsa yang dilakukan Prabowo-Gibran untuk menyiapkan generasi muda selanjutnya, salah satunya melalui jalur kebudayaan.
"Kalau istilahnya Pak Prabowo kan strategi transformasi bangsa gitu. Nah salah satunya dengan pendekatan kebudayaan ini," katanya.
Sebagaimana diketahui, Prabowo sempat menyampaikan bahwa budaya merupakan karakter bangsa yang harus dibanggakan, dihormati, dan dilestarikan.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara debat capres terakhir yang digelar di Jakarta Cincinnati Center atau JCC pada Minggu (4/2/2024) lalu.
Prabowo menyebut pihaknya telah mencanangkan skema dana abadi budaya. Dana abadi ini diberikan untuk memberikan dorongan dan dukungan bagi semua pelaku budaya.
“Kami Prabowo-Gibran merencanakan ada dana abadi budaya untuk memberi dorongan dukungan untuk semua aktor, pelaku budaya kita di semua bidang. Ini mutlak bagi kita," ungkap Prabowo.
Baca Juga: Momen AHY Ajak Warga Surabaya Coblos Prabowo-Gibran: Insyaallah Indonesia Makin Maju
Berita Terkait
-
Airlangga Pastikan TKN Tak 'Ajak' Jokowi Kampanye Akbar Di GBK Hari Ini
-
Kampanye Bersamaan Hari Ini, Polisi Yang Jaga Kampanye Prabowo-Gibran Di GBK Lebih Banyak Dibanding AMIN Di JIS
-
Komandan TKN Fanta: Jika Terpilih, Prabowo-Gibran Tetap Butuh Jokowi
-
Momen AHY Ajak Warga Surabaya Coblos Prabowo-Gibran: Insyaallah Indonesia Makin Maju
-
Arie Kriting Ungkap Kampanye Kreatif buat Anak Muda, Capres 02 Tak Disebut
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN