Suara.com - Dugaan indikasi salah input angka dalam Pemilu di aplikasi Sirekap milik KPU terjadi di TPS 026, Joglo, Kembangan, Jakarta Barat.
Kesalahan tersebut membuat raihan suara milik pasangan capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo-Gibran mengalami lonjakan yang signifikan, menjadi 720.
Baca Juga:
Serukan Perubahan Untuk Indonesia, Ririe Fairus Dapat Hal Tak Terduga
Begini Ekspresi Selvi Ananda ketika Gibran Sebut bakal Mandi Dulu saat Tiba di Jakarta
Adu Fashion Fery Farhati vs Titiek Soeharto vs Siti Atikoh: 1 Tas Setara 1500 Tas Istri Ganjar
Padahal pada kertas C1, hasil penghitungan perolehan suara Prabowo-Gibran hanya 80 suara. Berada di bawah perolehan Anies-Muhaimin yang mencapai 95 suara.
Sementara pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD hanya mendapat 22 suara di kertas C1.
Anggota KPPS Joglo Rizka menjelaskan, terjadi kesalahan input dalam aplikasi Sirekap.
Baca Juga: Adu Keren Anak Kembar Komeng Ganteng vs Bagus: Alfiansyah Nahan Lapar Demi Mereka
"Sistem aplikasi Sirekap itu kami cek dahulu sebelum di submit," kata Rizka saat ditemui di lokasi, Kamis (15/2/2024).
Rizka mengaku, halaman pertama di aplikasi Sirekap yakni jumlah pemilih, dan halaman ketiga jumlah suara sah atau tidak sah bisa diedit.
Sementara, di halaman kedua yakni perhitungan suara paslon. Pada kolom khusus capres-cawapres Prabowo-Gibran kolom jumlah suara tidak bisa diinput.
Angka 720 sudah terisi sendiri, tanpa bisa diedit kembali. Sementara kolom paslon lainnya bisa diinput sesuai dengan perolehan suara.
"Halaman pertama sama ketiga itu bisa di input. Namun ada kendala di halaman kedua, yakni suara paslon nomor urut 02 tidak bisa diinput," kata dia.
"Angkanya sudah tertera 720, sedangkan Paslon 01 dan 03 diinput sesuai hitungan suara," tambah Rizka.
Kejadian serupa juga terjadi pada kolom DPRD tingkat provinsi. Meski demikian, jumlah suara di aplikasi Sirekap masih bisa diperbaiki.
"Kalau di kolom DPRD tingkat provinsi masih bisa diperbaiki. Hanya kolom halaman dua calon presiden saja yang tidak bisa diperbaiki," tutupnya.
Berita Terkait
-
Bikin Pinka Haprani dan Bambang Pacul Bertekuk Lutut di Dapil Jateng IV, Siapa Sosok Dolfie OFP?
-
Bawaslu Soroti Keamanan Pada Pemungutan Suara Susulan di Papua
-
Beda dari Komeng, Thariq Halilintar Diduga Lakukan Serangan Fajar Kasih Minyak Goreng Sebelum Pemilu
-
Heboh Surat Suara Dicoret 'Korup Semua Cape Asli'
-
Heboh Istilah Silent Majority Usai Hasil Quick Count, Ini Penjelasan Lengkapnya
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Prabowo Bersedia ke Korea Utara, Apakah Indonesia Punya Hubungan Diplomatik dengan Korut?
-
Bukan Cuma THR, Bupati Fadia Arafiq Minta Setoran Kado Ultah ke Kepala Dinas
-
Daftar Lengkap Rangkaian Acara HUT ke-81 RI: Dari Zikir Kebangsaan hingga Merdeka Run
-
Babak I Timnas Indonesia vs Timor Leste: Garuda Mendominasi, Dylan Niski Pontang Panting
-
Bukan Cuma Murah, Tren 'Smart Shopping' Ini Bikin Dompet Lebih Tenang di Akhir Bulan
-
BGN Kembalikan Rp311 Miliar ke Kas Negara, Temukan 414 Dapur Bermasalah
-
BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Fire Walk dalam OPK Didampingi Instruktur Kompeten
-
Hilangnya 'Bapak QRIS' Indonesia, Siapa Sosok yang Layak Gantikan Perry Warijoyo
-
Demam Spider-Man Kembali, Ada Perayaan Seru di Balik Film Barunya
-
Bukan yang Pertama, Pilot Malaysia Bawa 70 Ribu Ekstasi ke RI Ternyata Sudah 3 Kali Beraksi