Suara.com - Partai NasDem berhasil mendulang suara dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) DPRD DKI 2024. Partai besutan Surya Paloh ini perolehan suaranya naik hampir dua kali lipat dari Pileg tahun lalu.
Pada Pileg 2019, suara Nasdem di Jakarta sebanyak sekitar 300 ribu. Kini di Pileg 2024 suara jadi 545 ribu suara.
Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem DKI Jakarta, Wibi Andrino mengatakan kenaikan suara NasDem di Jakarta juga karena pengaruh efek ekor jas alias coattail effect. Pemilih Anies diklaimnya juga banyak yang memilih NasDem saat pencoblosan 14 Februari lalu.
"Kita memang harus sadar bahwa efek daripada ekor jas Bapak Anies juga terasa sekali. Banyak para pendukung Pak Anies juga memberikan pilihannya kepada Partai Nasdem, sebagai partai yang juga pertama mengusung pak Anies," ujar Wibi saat dikonfirmasi, Kamis (14/3/2024).
Setelah Anies lengser, Wibi menyebut NasDem juga rutin mengkritisi Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono dalam berbagai kebijakannya. Sehingga NasDem mendapatkan simpati para pendukung Anies.
"Partai NasDem adalah yang terdepan dalam hal menyampaikan krititk-kritik dan juga masukan kepada Pak Heru untuk bisa tetap tetap koridor-koridor kepentingan rakyat dibandingkan kelompok," jelasnya.
Selain itu, pihaknya juga memandang Jakarta memiliki pendekatan khusus dalam perpolitikan ketimbang daerah lain. Sebab, Jakarta merupakan etalase Indonesia yang dihuni masyarakat dari beragam latar belakang.
"Jadi dalam mengatur komposisi caleg kita juga menempatkan orang orang terbaik yang mempunyai daya dobrak elektoral tinggi," ucapnya.
"Sehingga ketika menjadi caleg ini dia nggak gugup lagi untuk bisa berkontestasi dengan sesama caleg dari partai lain," tambahnya memungkasi.
Baca Juga: Prioritaskan Kader, NasDem DKI Belum Kepikiran Usung Anies di Pilkada Jakarta
Berita Terkait
-
Adu Kekayaan Viktor Laiskodat vs Ratu Wulla: Bak Langit dan Bumi, Eks Gubernur NTT Fix Tembus Senayan?
-
Anies-Muhaimin Unggul dari Prabowo-Gibran di Sumbar, Suara Ganjar-Mahfud Paling Kasihan
-
Banyak Pendukung AMIN Dituding Fitnah KawalPemilu, Dahnil Anzar: Khas Itu Bro, Ramai-ramai Bully
-
Prioritaskan Kader, NasDem DKI Belum Kepikiran Usung Anies di Pilkada Jakarta
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024