Suara.com - Pengamat Politik dari Universitas Al-Azhar, Ujang Komaruddin menilai kedatangan Wakil Presiden terpilih periode 2024-2029, Gibran Rakabuming Raka blusukan di Jakarta beberapa waktu lalu memiliki motif terselubung. Ujang menyebut Gibran tak hanya sekadar menyapa warga saja.
Apalagi, Gibran juga memiliki momentum karena baru memenangkan Pemilihan Presiden (Pilpres). Di Jakarta, suara Gibran yang mendampingi Prabowo Subianto juga mengalahkan Anies Baswedan.
"Dalam politik, tidak ada asap kalau tidak ada api. Tidak akan blusukan kalau tidak ada tujuan, enggak mungkin sesuatu itu tiba-tiba," ujar Ujang kepada Suara.com, Minggu (14/7/2024).
Ia meyakini Gibran berupaya memberikan endorsemen atau dukungan kepada adiknya, Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI 2024. Meski Gibran sudah membantahnya, Ujang menyebut masyarakat tetap mengetahui niat putra sulung Presiden Joko Widodo alias Jokowi itu.
"Jadi arahnya ke sana. Masyarakat kita kan tidak bodoh, paham. Jadi blusukan di DKI karena itu yang bisa dilakukan, untuk bisa membantu aduknya ketika didorong jadi gubernur atau wakil gubernur DKI," jelasnya.
"Saya sih lebih erat kaitannya ke sana, arah politik yang dilakukan Gibran untuk mendorong adeknya," tambahnya memungkasi.
Mendadak Rajin Blusukan
Sebelumnya, Gibran mengaku sudah izin kepada Penjabat (Pj) Gubernur DKI saat melakukan blusukan di Jakarta. Ada tiga lokasi yang didatangi Gibran pada Rabu (3/6/2024).
Gibran pun mengaku sudah mendapatkan izin dari Heru untuk menemui warga Jakarta.
Baca Juga: Gak Ngaruh Muncul Duet Kaesang-Jusuf Hamka, Zulhas Ngotot Usung Putrinya di Pilkada Jakarta
"Ya intinya saya sudah izin kepada pak Pj Gubernur untuk belanja masalah, dan beliau sudah mengizinkan," ujar Gibran di Pasar Nangka, Jakarta Pusat, Rabu (3/6/2024).
Terhitung sudah lima lokasi dikunjungi Gibran dalam dua pekan di Jakarta. Lewat blusukan, ia mengaku bisa mengetahui secara langsung kondisi masyarakat dan berbagai persoalannya
"Minggu lalu saya sama Pak Pj Gubernur (Heru Budi Hartono) mengunjungi beberapa tempat yang bermasalah, tempat yang banjir, tapi kemarin sudah ada solusinya," jelasnya.
"Hari ini kita ke tiga titik. Titik kawasan yang perlu perhatian khusus, ada kawasan kumuh, di sini ada pasar, intinya nanti ke depan tempat-tempat seperti ini terutama yang ada di Jakarta ya, akan kami beri atensi penuh," jelasnya.
Gibran mengaku ke depannya akan memberikan perhatian khusus kepada pasar dan kawasan padat penduduk. Putra sulung Presiden Joko Widodo alias Jokowi itu berjanji akan membenahinya saat menjabat sebagai Wapres nanti.
"Jadi bisa pasarnya makin ramai, makin proper, makin bersih dan juga yang beli makan banyak dan juga kampung-kampung padat, kampung-kampung kumuh akan kami lebih perhatikan lagi, sanitasinya, kesehatannya, anak-anak stunting akan kami perhatikan lagi. Kira-kira seperti itu," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Gak Ngaruh Muncul Duet Kaesang-Jusuf Hamka, Zulhas Ngotot Usung Putrinya di Pilkada Jakarta
-
Selain dengan Kaesang di Pilgub Jakarta, Jusuf Hamka: Kalau Sama RK di Jabar Juga Oke
-
Klaim Tak Punya Logistik Jadi Cawagub Kaesang di Jakarta, Jusuf Hamka: Saya Hanya Bisa Kasih Sekolah-Kesehatan Gratis
-
Mau Diduetkan dengan Kaesang, Ini Gagasan Jusuf Hamka soal Banjir hingga Macet yang Bikin Golkar Terpincut
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan