Suara.com - Calon bupati Bogor dari Partai Golkar, Ade Ruhandi (Jaro Ade) saat ini tengah 'pede' lantaran unggul jauh dari rivalnya, hal tersebut bisa terlihat dari beberapa lembaga survei, seperti yang terbaru rilis survei dari LS-Vinus.
Berdasarkan hasil survei LS-Vinus, Jaro Ade meraih elektabilitas tinggi yakni 56,56 persen dibandingkan rivalnya seperti calon bupati Bogor dari Partai Gerindra, Rudy Susmanto yang merupakan 'tangan kanan' Presiden RI terpilih Prabowo Subianto hanya 20,13 persen.
Direktur LS-Vinus Yusfitriadi nampaknya sedikit memiliki keyakinan akan 'tangan kanan' Prabowo bisa lebih unggul di Pilkada Bogor, meski saat ini Jaro Ade masih mempunyai elektabilitas tinggi.
Menurut Yusfitriadi, dengan waktu yang masih panjang, Rudy Susmanto bisa terus meningkatkan elektabilitasnya dan bahkan mengungguli Jaro Ade.
Kang Yus sapaan akrabnya berujar, ada beberapa syarat jika Rudy Susmanto ingin unggul mengalahkan rivalnya (Jaro Ade) di Pilkada Bogor mendatang.
Kata Yus, Rudy Susmanto tentu harus kerja keras agar mampu meyakinkan masyarakat Kabupaten Bogor dengan program dan visi-misi yang jelas.
Selain itu, kedekatan Rudy Susmanto dengan Presiden terpilih Prabowo Subianto yang berdomisili di Kabupaten Bogor, diyakini akan memberikan dampak positif bagi Politisi Partai Gerindra itu.
"Rudy bisa mencapai puncak elektabilitas melalui berbagai media, baik dengan menyampaikan visi misi maupun melalui program-program yang dijanjikan oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto," tambah Yusfitriadi.
Dia menegaskan, penyerahan surat tugas oleh Sekjen DPP Gerindra, Ahmad Muzani, menunjukkan adanya dukungan kuat dari elit partai kepada Rudy Susmanto. Hal ini mempertegas komitmen penuh Partai Gerindra terhadap pencalonannya.
"Penyerahan surat tugas oleh Sekjen DPP Gerindra, bukan oleh Bapilu atau Desk Pilkada, menandakan dukungan penuh DPP Gerindra untuk Rudy Susmanto," jelas Kang Yus.
LS-Vinus Rilis Survei Pilkada Bogor
Dalam simulasi delapan bakal calon, Rudy Susmanto kini meraih 18,25 persen suara pemilih. Sementara, Ade Ruhandi yang gagal pada Pilkada 2018 menempati urutan pertama dengan perolehan 41,56 persen.
Di urutan ketiga, Elly Yasin 9,38 persen, disusul Agu Salim 6,13, dan Iwan Setiawan 5,50 persen. Sementara Sulhaji Jompa 3,69 persen, Rieke Iskandar 2,31 persen dan Ade Wardana 0,69 persen.
Survei digelar LS Vinus pada 23 Juli hingga 29 Juli 2024. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara tatap muka terhadap 1.600 responden dengan metode cluster random sampling.
Tag
Berita Terkait
-
Belum Tentu Usung Anies, Idrus Marham Sebut PKS, PKB, NasDem Punya Peluang Gabung KIM Plus di Pilgub Jakarta
-
Survei LS-Vinus Pilkada Bogor: Elektabilitas Orang Paling Dekat dengan Prabowo, Rudy Susmanto Melejit
-
Dulu Partner Prabowo di Pilpres, Gerindra Telak-telak Ogah Dukung Sandiaga Jika Maju Pilkada Jakarta, Kenapa?
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024