Deklarasi pasangan Ridwan Kamil dan Suswono dilakukan di Golden Ballroom Hotel Sultan, Jakarta, Senin (19/8/2024) sore.
2. Pernyataan Suswono Usai Resmi Jadi Pendamping Ridwan Kamil: Saya Tak Pernah Mimpi Jadi Cawagub
Suswono mengaku tak pernah mimpi menjadi bakal calon wakil gubernur Jakarta mendampingi Ridwan Kamil di Pilkada Jakarta 2024. Ia mengaku sebelumnya mendorong keras Presiden PKS Ahmad Syaikhu.
"Saya terus terang saja tidak pernah mimpi akan dicalonkan jadi wakil gubernur. Bahkan saya mendorong betul kalau bisa Presiden PKS Pak Syaikhu yang mendampingi Pak Kang Emil," kata Suswono usai deklarasi, di Golden Ballroom Hotel Sultan, Jakarta, Senin (19/8/2024).
3. Ini Alasan KPU Jakarta Loloskan Dharma-Kun di Tengah Polemik Pencatutan KTP Dukungan
Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta resmi menyatakan pasangan bakal calon gubernur dan calon wakil gubernur jalur perseorangan atau independen Dharma Pongrekun dan Kun Wardana telah memenuhi syarat dukungan.
Meski begitu, KPU DKI Jakarta mencatat ada 650 laporan tentang nomor induk kependudukan (NIK) yang dicatut untuk pencalonan Dharma-Kun.
Baca Juga: Disebut Calon Boneka, Dharma Pongrekun Tidak Membantah, Malah Bilang Ini
4. Pencatutan NIK Tak Pengaruhi Keputusan KPU Jakarta Tetapkan Dharma-Kun Penuhi Syarat Dukungan
Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta menyatakan pasangan bakal calon gubernur dan calon wakil gubernur Jakarta jalur perserorangan atau independen, Dharma Pongrekun dan Kun Wardhana, memenuhi persyaratan dukungan.
Melalui rapat pleno yang digelar sejak jam 16.00 WIB pada Senin (19/8/2024), pasangan Dharma-Kun dinyatakan bisa melanjutkan ke tahap pendaftaran bakal pasangan calon pada 27 hingga 29 Agustus 2024.
5. Djarot PDIP Tantang KIM Plus Lawan Kotak Kosong Di Jakarta, Jangan Pakai Calon Boneka
Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat menantang Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus untuk bersedia melawan kotak kosong di Pilkada Jakarta 2024. Sebab, saat ini semua partai yang memiliki kursi DPRD kecuali PDIP telah menyatakan mengusung Ridwan Kamil-Kamil-Suswono.
Atas kondisi ini, hampir dipastikan tak ada kandidat lain yang bisa diusung partai politik. PDIP sendiri tak bisa mengusung kandidat karena tak memenuhi syarat minimal 22 kursi.
Tag
Berita Terkait
-
Disebut Calon Boneka, Dharma Pongrekun Tidak Membantah, Malah Bilang Ini
-
Dharma Pongrekun Berkilah Soal Pencatutan NIK Buat Nyagub DKI: Kami Tidak Terjun Langsung
-
Pencatutan NIK Tak Pengaruhi Keputusan KPU Jakarta Tetapkan Dharma-Kun Penuhi Syarat Dukungan
-
Djarot PDIP Tantang KIM Plus Lawan Kotak Kosong Di Jakarta, Jangan Pakai Calon Boneka
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak