Suara.com - Calon Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) berencana akan membereskan persoalan polusi di Jakarta pada tahun pertama masa jabatannya bila memang Pilkada 2024. Caranya, dengan menanam lebih banyak pohon di setiap jalan hingga jumlahnya bertambah tiga kali lipat.
Menurutnya, menanam pohon jadi cara paling cepat untuk mengurangi paparan polusi udara di Jakarta.
"Pohon-pohon tertentu itu kan makanannya karbondioksida, dikonversi lewat fotosintesis dia jadi energi. Kalau pohon gak ada di jalanan Jakarta itu CO2 dari knalpot mobil lari ke udara. Kalikan jutaan itu lah yang bikin seluruh Jakarta terlihat kelabu, berkabut," kata RK, dikutip Suara.com dari tayangan postcast Deddy Corbuzier, Kamis (26/9/2024).
Dia menilai masih banyak daerah di Jakarta yang masih gersang akibat sedikitnya pohon. RK melihat baru hanya Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat yang terasa rindang.
Sementara wilayah Jakarta Barat, Jakarta Utara, serta sebagian Jakarta Timur masih sedikit dijumpai pepohonan di jalanan. Menanam pohon, kata RK, menjadi cara paling mudah dilakukan untuk mengatasi polusi Jakarta.
"Jadi tidak boleh ada jalan yang tidak ada pohon. Setiap ada jalan yang dilalui mobil harus ada pohon," ujarnya.
Rencana tersebut rupanya dapat banyak masukan juga dari wakilnya Suswono yang pernah menjadi Menteri Pertanian. RK mengaku dapat banyak masukan agar tidak sembarangan memilih pohon yang ditanam.
Sebab, hanya pohon-pohon tertentu yang mampu menyerap karbondioksida dengan optimal.
"Taruh pohon yang spek mengabsorb CO2 paling besar, itu ada sekitar 10 jenis pohon. Itu yang paling cepat saya lakukan tahun pertama kalau terpilih menghijaukan Jakarta," tutur RK.
Mantan Gubernur Jawa Barat itu cukup optimis dengan rencananya. Dia menyatakan bisa menanam pohon yang sudah besar dan tetap akan hidup.
"Kalau pengalaman saya di Tiongkok, pengalaman di IKN, nanem pohon besar, jadi, bisa. Cuma suplay-nya ada gak. Kalau ada suplaynya kita beli. Kalau gak ada suplaynya tunggulah 2-3 tahun," kata RK.
Berita Terkait
-
Ditawari jadi Psikolog di Mobil Curhat, Deddy Corbuzier Tolak Mentah-mentah RK: Gak Usah Bawa-bawa Gue!
-
Ungkit Masalah Pilpres, RK Wanti-wanti usai KPU Kembali Pakai Sirekap: Tolong Jangan Terulang Lagi di Pilkada
-
Dicap Bobotoh, RK Bakal Sulit Ambil Hati JakMania di Pilkada Jakarta? Begini Saran Analis Politik
-
Asal Tak Persulit Persija Main, JakMania di Tanah Sereal Jakbar Siap Dukung Pramono-Rano: Tolak RK!
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan