Suara.com - Kawasan wisata Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat selalu menjadi sorotan nasional, bahkan calon bupati Bogor nomor 01 Rudy Susmanto juga ternyata turut fokus kepada persoalan itu.
Perlu diketahui, berdasarkan data tahun 2023, dari total 6,31 juta kunjungan wisata di Kabupaten Bogor, sebanyak 2,56 juta di antaranya berkunjung di kawasan wisata Puncak.
Yakni terdiri dari 2,4 juta wisatawan domestik dan 160 ribu wisatawan dari mancanegara. Namun, saat ini kawasan wisata Puncak itu selalu menjadi sorotan salah satunya soal kemacetan.
Saat berkonsolidasi di dapil tiga, Rudy Susmanto mendengar keluhnkesah masyarakat yang ada di wilayah selatan Kabupaten Bogor, khususnya penataan pariwisata dan lalu lintas di kawasan Puncak, Kamis 3 Oktober 2024 kemarin.
"Semua aspirasi yang masuk kami tampung, kemudian kami kaji untuk memgambil langkah penanganannya seperti apa. Kajian tentunya melibatkan ahli tata ruang maupun para akademisi," ujar mantan ajudan Prabowo Subianto tersebut.
Rudy memastikan, jika terpilih sebagai Bupati Bogor pada Pilkada 2024, ia akan bertahap menyelasaikan permasalahan di Kabupaten Bogor, tentu melihat urgensi dan kemampuan keuangan daerah.
"Tetapi, tidak serta merta segala sesuatu hal harus kita sikapi secara langsung, tentu kita kaji dulu bersama para akademisi supaya aspek atau dampak lingkungan atau dampak wilayah yg terjadi dengan beberapa kebijakan yang kita putuskan nanti apabila kami diberikan amanah oleh masyarakat Kabupaten Bogor tentu meminimalisir segala potensi yang bersifat negatif," tegas Rudy.
Namun kata dia, saat ini juga relawan Bogor Istimewa yang berada di dapil tiga dan sudah terbentuk di 86 kelurahan atau desa siap mengawal kebijakan pemerintah untuk di kawasan wisata Puncak, agar bisa selesai ketika dirinya terpilih di Pilbup Bogor.
Hal tersebut diungkapkan Rudy usai melakukan konsolidasi dengan PAC Gerindra dapil 3, pun juga melakukan pertemuan dengan relawan Bogor istimewa di kawasan Puncak.
Baca Juga: 2,5 Juta Wisatawan Kunjungi Puncak Setiap Tahun, Bachril Bakri Yakin Bisa Lebih
Pada momen tersebut, selintas Rudy membahas soal kehadiran Bogor Istimewa yang saat ini siap berjuang untuk masyarakat Bumi Tegar Beriman.
Menurut mantan ketua DPRD itu, kehadiran relawan Bogor Istimewa sudah terbentuk di semua dapil, yakni 1, 2, 3, 4, 5 dan 6. Total kurang lebih ada 700 orang.
Relawan Bogor Istimewa juga kata dia siap berjuang bukan hanya untuk memenangkan pasangan Rudy Susmanto-Ade Ruhandi (Jaro Ade), namun akan hadir untuk masyarakat di 40 kecamatan.
"Untuk relawan Bogor Istimewa itu berasal dari dapil 3, 4, 5 dan 6 kurang lebih 700 orang. Kami memberikan semangat kepada rekan-rekan yang berjuang bahwa kita berjuang hari ini bukan untuk Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi, tapi kita berjuang untuk masyarakat Kabupaten Bogor," tegas Rudy.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya
-
50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus