Suara.com - Pemerintah Provinsi Papua Tengah menggelar doa bersama menjelang pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Acara yang berlangsung di Aula Kantor Gubernur, Jalan Merdeka, Karang Mulia, Kota Nabire, ini dihadiri berbagai elemen penting, termasuk Wakil Ketua MRP, pimpinan DPR sementara Papua Tengah, Ketua BP3OKP, Forkopimda, Ketua KPU dan Bawaslu Papua Tengah, serta tokoh adat, agama, masyarakat, dan pimpinan perangkat daerah.
Penjabat (Pj) Gubernur Papua Tengah, Anwar Harun Damanik, menekankan pentingnya persiapan matang untuk menyukseskan Pilkada, mengingat dinamika yang ada di wilayah tersebut.
“Kita telah mengerahkan seluruh elemen, mulai dari TNI, Polri, ASN, hingga tokoh gereja, agar pelaksanaan Pilkada ini berjalan dengan aman dan lancar,” ujarnya dalam keterangannya kepada wartawan.
Fokus pada Wilayah Rawan
Anwar juga menyoroti tingkat kerawanan di beberapa kabupaten, khususnya di wilayah Puncak dan Puncak Jaya. Meski demikian, ia memastikan aparat keamanan telah siaga di lokasi-lokasi strategis.
“Kita berharap pelaksanaan Pilkada ini menjadi pesta demokrasi yang damai, tanpa keributan atau korban jiwa,” tambahnya.
Ajak Masyarakat Manfaatkan Hak Pilih
Dalam kesempatan itu, Pj Gubernur mengingatkan masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya pada hari libur nasional yang telah ditetapkan.
“Manfaatkan waktu ini untuk datang ke TPS dan memilih pemimpin terbaik untuk masa depan Papua Tengah,” ucapnya.
Komitmen Pemerintah dan Harapan Damai
Baca Juga: Pilkada Perdana Papua Tengah: Logistik 80% Terdistribusi, KPU Optimis Sukses
Pemerintah daerah juga berkomitmen untuk mendukung penuh kesuksesan Pilkada melalui koordinasi dengan tokoh agama, adat, dan pemuda, terutama di wilayah-wilayah rawan konflik.
“Kami siap turun langsung ke lapangan jika diperlukan, terutama di daerah dengan sistem noken seperti Puncak, Puncak Jaya, dan Intan Jaya,” jelas Anwar.
Kegiatan doa bersama ini diharapkan menjadi awal yang baik untuk menciptakan Pilkada yang aman, damai, dan sukses di Papua Tengah.
Kontributor: Elias Douw
Berita Terkait
-
Pilkada Perdana Papua Tengah: Logistik 80% Terdistribusi, KPU Optimis Sukses
-
Gunakan CCTV, Pemprov Papua Tengah Antisipasi Gangguan Keamanan Pilkada Serentak
-
Pj Gubernur Papua Tengah Soroti Stabilitas Politik, Netralitas ASN, dan Logistik Pemilu di Pesta Rakyat KPU
-
KPU Papua Tengah Gelar Pesta Rakyat Sambut Pemilukada Serentak 2024
-
Kepala Suku Besar Puncak Jaya Dukung Meki Nawipa-Deinas Geley di Pilgub Papua Tengah
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan