Suara.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta Wahyu Dinata mengungkapkan data dari tempat pemungutan suara (TPS) yang masuk pada Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) untuk Pilkada Jakarta 2024 sudah mencapai 99 persen.
Dia menyebut bahwa data yang masuk itu terhitung sampai pukul 23.00 WIB pada Rabu, 27 November 2024 atau hari pemungutan suara.
“Sampai tadi malam pukul 23.00 yang Sirekap kami sudah upload dari tingkat TPS ya sudah 99 persen lebih ya,” kata Wahyu kepada wartawan, Kamis (28/11/2024).
“Kami masih menunggu data dari divisi data dan informasi apakah sudah 100 persen atau belum tapi sampai jam 11 kemarin, jam 23.00 itu sudah 99 persen lebih,” tambah dia.
Pada hari ini atau satu hari setelah pemungutan suara, Wahyu menyebut pihaknya sedang melakukan koordinasi agar rekapitulasi di tingkat kecamatan bisa berjalan dengan baik dan sesuai dengan aturan.
“Menurut PKPU, tahapan terutama satu hari setelah hari pencoblosan KPU harus melakukan rekapitulasi dan menurut tahapan yang ada harus direkapitulasi sampai 6 hari ke depan,” ujar Wahyu.
“Jadi mulai tanggal 28 (November) sampai tanggal 3 Desember ini,” tandas dia.
Diketahui, berdasarkan hasil hitungan cepat atau quick count sejumlah lembaga survei menyatakan pasangan calon gubernur (Cagub) dan wakil Gubernur (Cawagub) nomor urut dua, Pramono Anung-Rano Karno unggul dari dua pasang rival, pasangan nomor urut satu, Ridwan Kamil-Suswono dan pasangan nomor urut dua, Dharma Pongrekun dan Kun Wardhana.
Berita Terkait
-
Klaim Telah Beri Santunan, KPU Ungkap Detik-detik Wafatnya Anggota KPPS saat Jaga TPS di Penjaringan
-
Kalah Hasil Quick Count, Pesan Dharma Pongrekun ke Pemenang Pilkada Jakarta: Jangan Bikin Rakyat Makin Menderita!
-
Sebut Skenario Tuhan, Dharma Pongrekun Puji-puji Pram-Rano Penolong: Babak Belur Kalau Lawan RK Sendiran
-
Warga Jakarta Jangan Salah Nyoblos Besok, YLBHI Bongkar 'Dosa-dosa' Cagub Nomor Urut 2 Dharma Pongrekun
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Napi Pekanbaru Kabur Dikejar ke Jakarta, Isu Iming-imingi Petugas Rp30 Juta Mencuat
-
Profil Mitchell Baker Bomber Keturunan Semarang-Yogya Harapan Baru Timnas Indonesia
-
BGN Siapkan Sistem Digital, Orang Tua Bisa Pantau Menu MBG
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
RUU Sisdiknas Dikritik, Wewenang Menteri Pilih Rektor Dinilai Ancam Demokrasi Kampus
-
Review Voicemails for Isabelle: Sebuah Arti Ketulusan Cinta yang Sejati
-
Review Viva Peeling Serum, Harga Rp20 Ribuan tapi Ampuh Bikin Wajah Glowing?
-
Dinamika atau Ancaman? Ini Kata Sekjen Golkar soal Kaesang Incar Kursi DPR di Jateng
-
Starting XI Timnas Indonesia vs Kamboja: Mitchell Baker Jadi Andalan!
-
Mendagri Ungkap Anggaran Pemulihan Banjir Sumatra Capai Rp 100,1 Triliun