Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia, Sigit Widodo mengernyitkan dahi mendengar respons dari PDI Perjuangan. Hal ini soal majunya Kaesang Pangarep menjadi wali kota di Depok.
Manuver tersebut mendapat cibiran dari partai yang disebut sebagai perwakilan dari wong cilik, bahkan disinyalkan akan terganjal pandangan politik dari keluarganya sendiri.
Sigit mengatakan seharusnya partai tersebut mendukung Kaesang. Dirinya tak habis mengapa malah ada penolakan seperti yang datang dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
"Entah kenapa kawan-2 PDIP jadi senada dgn PKS tentang pencalonan Mas Kaesang sbg Walikota Depok," cuitnya seperti yang dikutip Suara Liberte, Selasa (6/6/23).
Sigit mengajak partai berlambang banteng tersebut untuk melakukan perubahan besar di Depok. Menurutnya kota tersebut sudah hancur lebuh selama diurus oleh PKS.
"Kita sepakat Depok hancur lebur stlh hampir 20 tahun pemerintahan PKS, kan? Yuk gabung dan dukung Kaesang untuk memimpin Kota Depok dan membawa perubahan," pungkasnya.
Diketahui, Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Djarot Saiful Hidayat, mengatakan, bahwa pihaknya mempersilakan jika putra bungsu Presiden Jokowi yakni Kaesang Pangarep terjun ke politik.
Namun ia juga mengungkit akan sangat baik jika Kaesang juga mengikuti jejak ayahnya hingga kakak kandung dan kakak iparnya menjadi kader PDI Perjuangan.
"Ya memang sebaiknya seperti itu sehingga dalam satu keluarga itu ya itu sebaiknya ada di dalam satu partai," ujarnya di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (5/6/2023).
Baca Juga: Anggap Kota Depok Butuh Pemimpin Muda, Gerindra Siap Dukung Kaesang Jadi Calon Wali Kota
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
4 Posisi Cermin di Rumah yang Bisa Datangkan Keberuntungan Menurut Feng Shui
-
Ulasan Novel Halte Alam Baka, Pertemuan di Batas Dua Dunia yang Mengharukan
-
Turki Tersingkir di Piala Dunia 2026, Arda Guler: Sedih dan Malu
-
MAPPA Umumkan Tiga Adaptasi Anime Baru, dari Komedi Gelap hingga Romansa
-
Tips Agar Bedak Tahan Lama Tanpa Pakai Foundation, Ini Rahasia dari Makeup Artist
-
Generasi Muda Dinilai Punya Peran Strategis Dorong Kebijakan Udara Bersih: Bagaimana Caranya?
-
Kisah Klabu: Berawal dari Obrolan Dua Ibu, Kini Hidupkan Literasi di Taman Kota Jagakarsa
-
Pernah Kalah dari Timnas Indonesia, Herve Renard Incar Kemenangan Lawan Jepang di Piala Dunia 2026
-
Ulasan Flat Girls: Menenun Luka, Kelas Sosial, dan Cinta Remaja yang Rapuh
-
Brace Deniz Undav Bawa Jerman Comeback Atas Pantai Gading dan Segel Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026