"Mereka sangat khawatir dengan kepemimpinan Anies yang cemerlang selama memimpin Jakarta. Ditambah Event Formula E yang memiliki gaung internasional," paparnya.
"Ketakutan untuk bersaing dalam adu gagasan adu kapasitas individual, membuat para nyali pecundang berusaha menggunakan cara yang tak sehat bahkan diluar nalar," tambahnya.
Meski begitu, kata Geisz Chalifah, event Formula E pada akhirnya berhasil digelar dengan sukses bahkan mendapat liputan terbesar dalam sejarah penonton Formula E.
"Di luar yang datang ke arena, penonton yang melihat melalui televisi melampaui rekor sepanjang sejarah Formula E berlangsung," ungkapnya.
Setelah Formula E yang digelar Anies sukses, kini di era Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi pun event tersebut digelar yakni pada Sabtu (4/6) hingga Minggu (5/6).
Menurut Geisz Chalifah, gelaran Formula E di era Heru Budi memang sepi dari opini buzzer.
"Kini Formula E kembali digelar di Jakarta dan tentu saja sunyi sepi dari opini para buzzer. Mereka tak dapat order untuk menjual fitnah dengan mendapat bayaran demi mereka menghidupi keluarganya. Sebagaimana tahun lalu saat Anies masih menjadi Gubernur," tandasnya.
Sementara itu, Formula E Jakarta 2023 memang telah sukses digelar. Bahkan, antusias para penonton pun tampak pada saat berbondong-bondong masuk ke area gelaran tersebut yang dipusatkan di Sirkuit Internasional E-Prix Ancol, Jakarta Utara.
Baca Juga: Pemilik Newcastle Resmi Beli Al Nassr, Cristiano Ronaldo Balik ke Inggris?
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tol Bocimi KM 72 Longsor! Jalur Arah Bogor dan Jakarta Ditutup Sementara
-
Identitas Korban Bus ALS di Muratara Mulai Terungkap, Ini Daftar Nama yang Sudah Teridentifikasi
-
5 Poin Panas Polemik PSEL Bogor: Mulai dari Ancaman Kesehatan Hingga Tawaran Studi Banding ke China
-
Bus ALS yang Terbakar di Muratara Ternyata Bawa Motor dan Tabung Gas Elpiji
-
5 Rekomendasi Brand Sepatu Lokal Terbaik yang Sedang Trend di Tahun 2026, Gaya Kamu Auto Naik Level
-
5 Rekomendasi Wisata Karawang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga, Dijamin Seru dan Edukatif
-
Sejumlah Kader Nasdem dan Parpol Lain di Kabupaten Sarmi Papua Pindah ke PSI
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara
-
4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan