Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto memberikan sindiran menohok terkait dengan kembali santernya isu penjegalan terhadap Anies Baswedan.
Pihaknya mengungkapkan bahwa seorang pemimpin seharusnya tak perlu takut akan segala ujian termasuk penjegalan selama mereka dekat dengan masyarakat. Hal ini terjadi ketika majunya sosok dari Joko Widodo (Jokowi).
Dirinya mengatakan bahwa orang nomor satu dalam pemerintahan tersebut mendapatkan pernah mendapatkan banyak sekali upaya penjegalan dalam jalannya menuju kursi kepresidenan. Namun ujian-ujian tersebut dipatahkan lewat kepercayaan dari rakyat.
Kinerja Jokowi yang cemerlang hingga sikapnya yang dekat dengan wong cilik membuatnya memiliki ikatan kuat yang menjadikannya seorang memimpin sejati.
“Bahwa ketika politik itu berbasis kinerja, ketika politik itu mampu menyerap aspirasi rakyat, dan dituangkan di dalam narasi kemajuan, maka itu mendorong rakyat untuk bergerak bersama, terjadi bonding (ikatan dengan rakyat, red), kalau kata Ibu Megawati Soekarnoputri” ujar Hasto di sela Rakernas III PDIP hari ketiga, Kamis (8/6/2023).
Menurutnya, seorang pemimpin harus siap menghadapi ujian, tak perlu takut menghadapinya apalagi jika memiliki prestasi yang mumpuni.
Hasto meminta, sebagai seorang politikus, jangan malah memunculkan upaya pencitraan ‘seakan-akan diganjal padahal faktanya tidak’, agar mendapat perhatian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!