Penggiat Media Sosial, Eko Kuntadhi menyoroti kemunculan sejumlah baliho yang menunjukkan kedekatan dari Prabowo Subianto dengan Joko Widodo (Jokowi) jelang Pilpres 2024.
Menurutnya strategi politik ini merupakan sesuatu yang harus menjadi perhatian, pasalnya terdapat kesan bahwa apa yang dijual adalah kedekatan dari menteri tersebut kepada atasannya bukan apa yang bisa dibawakan oleh Prabowo.
Hal ini adalah yang membuatnya menyebut ada sikap pesimis hingga ketidakpercayaan diri dalam kubu pendukung ketua umum dari Partai Gerindra.
"Ketika tim Prabowo gak pede, ke mana-mana jualan Jokowi. Sampai pasang baliho dengan foto Prabowo bersama Jokowi," cuitnya dalam akun twitter pribadinya @ekokuntadhi1, dikutip Suara Liberte, Minggu (11/6/2023).
Dirinya mengatakan hal ini merupakan tanda bahwa mereka sudah merasa kalah bahkan sebelum bertanding dalam kontestasi politik di 2024.
"Itu tandanya mereka sudah merasa kalah sebelum bertanding," cuitnya melanjutkan pernyataan sebelumnya di media sosial pribadinya.
Sementara itu, Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan baliho tersebut bukan fenomena yang baru. Menurutnya hal tersebut adalah bentuk keyakinan akan kelanjutan yang dapat dibawakan oleh Prabowo Subianto.
Dirinya mengatakan baliho tersebut bukanlah hal baru, Prabowo sudah banyak diyakini bisa meneruskan apa yang sudah dikerjakan oleh Presiden Jokowi.
"Baliho Pak Prabowo dan Jokowi bukan fenomena sekarang, karena fenomena itu terjadi akhir tahun 2022 itu sudah ada Pak Prabowo dan Pak Jokowi menghiasi banyak tempat," kata Muzani di Jakarta Selatan, Senin (5/6/2023).
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Jelang Suro: Polsek Widodaren Sita 10 Knalpot Brong di Parkiran Sekolah
-
Selamat Tinggal Pedal Rem! Motor Sport Yamaha Terbaru Bakal Dikendarai ala Skutik?
-
Siap Tarung di Dunia Kerja: Disnaker Lampung Sebar Pelatihan Vokasi di 33 Titik Strategis
-
Review The Motorcycle Diaries: Awal Mula Lahirnya Sang Che Guevara
-
Lari dari Adiksi Gawai dan Stres Domestik: Para Ibu di Klabu Temukan Kewarasan Lewat Literasi
-
5 Moisturizer Anak untuk Mencerahkan Kulit Wajah yang Kusam dan Sensitif
-
Kopdes Merah Putih: Niat Mulia Memutus Rantai Tengkulak atau Proyek Ambisius yang Terburu-buru?
-
Diam-diam Pantau Kekuatan Timnas Indonesia, Striker Keturunan Depok Takjub dengan Sosok John Herdman
-
Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI