Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Johan Rosihan secara terbuka menentang kebijakan ekspor pasir laut yang dibuka oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Dirinya mengatakan hal ini telah mencederai komitmen yang sebelumnya digalakkan oleh pemerintah, yakni soal ekonomi biru yang mengedepankan penjagaan terhadap ekosistem laut.
Kebijakan ekspor laut menurutnya jelas bertentangan dengan hal tersebut karena memiliki potensi besar untuk merusakan bawah air di Indonesia.
Oleh karenanya, ia dengan tegas meminta pemerintah untuk mengambil sikap dengan mencabut kembali kebijakan dari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 26 tahun 2023.
"PP ini harus segera dicabut karena bertentangan dengan kebijakan ekonomi biru yang digariskan oleh pemerintah sendiri," ungkapnya dalam keterangan tertulis yang dikutip oleh Suara Liberte, Rabu (14/6/2023).
Johan mengingatkan komitmen pemerintah soal ekonomi biru, ekosistem laut harus dijaga dengan pengelolaat yang tepat tanpa resiko kerusakan dari lingkungan.
"Pengelolaan sedimentasi hasil laut harus memprioritaskan pengembangan budidaya laut dan daratan secara berkelanjutan dan bukan dengan cara mengekploitasi pasir laut apalagi membolehkan ekspor pasir laut," ungkapnya.
Baca Juga: Sudah Dibuktikan Jokowi, PSI Bongkar Kunci Menangnya Kaesang di Depok
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar