Anggota Komisi III DPR RI, Benny K Harman, mengomentari perihal informasi Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo yang menjadi calon tersangka Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Berdasarkan informasi yang didapat CNN Indonesia dari sumber internal KPK pada Rabu (14/6/2023), kasus dugaan korupsi di Kementerian Pertanian disetujui naik status ke penyidikan.
"Bahwa perkara dugaan TPK (tindak pidana korupsi) berupa penerimaan hadiah/janji/sesuatu oleh PN atau yang mewakilinya di lingkungan Kementerian Pertanian Th 2019-2023 (spnn.lidik-05/Lid.01.00/01/01/2023 tanggal 16 Januari 2023) disetujui untuk naik ke penyidikan dengan calon tersangka SYL (menteri Pertanian RI tahun 2019 s/d 2024)," tulis informasi tersebut.
Dalam informasi itu disebutkan bahwa SYL (Syahrul Yasin Limpo) selaku Menteri Pertanian 2019-2024 bersama-sama dengan KSD (Sekjen Kementerian Pertanian 2021 s/d sekarang) dan HTA (Direktur Pupuk Pestisida 2020-2022/Direktur Alat Mesin Pertanian tahun 2023) telah melakukan perbuatan tindak pidana korupsi (TPK).
Ketiganya diduga melanggar Pasal 12E dan atau Pasal 12B UU No. 20/2001 tentang Perubahan atas UU 31/1999 dan Pasal 3 UU No. 8 Tahun 2010 tentang TPPU juncto Pasal 56 dan Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.
Menanggapi hal tersebut, Benny mempertanyakan kebenaran informasi tersebut. Ia mendukung KPK jika niatnya benar-benar untuk memberantas korupsi.
“Apa betul berita ini? Luar biasa KPK. Jika niatnya memang benar2 utk berantas korupsi, kita dukung penuh langkah KPK,” ujar Benny, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @BennyHarmanID pada Kamis (15/6/2023).
Tetapi elit Partai Demokrati itu mengaku heran lantaran hanya dari kubu oposisi yang dicari dan dikejar sehingga terkesan tebang pilih.
“Namun KPK dlm memberantas korupsi harus akuntabel, tidak diskriminatif, tidak tebang pilih. Jangan terus dari kubu oposisi yg dicari dn dikejar,” ujar Benny.
Baca Juga: Berapa Gaji Elkan Baggott di Ipswich Town? Ternyata Tak Lebih Besar dari Pemain Liga 1
Berita Terkait
-
Syahrul Yasin Limpo Dikabarkan Akan Jadi Tersangka, Loyalis Amien Rais Merana: Kami Tak Akan Diam, People Power!
-
Habis Johnny Plate Terbitlah Syahrul Yasin Limpo, Daftar Masalah Kubu Anies Baswedan Makin Panjang
-
Syahrul Yasin Limpo Dikabarkan Jadi Tersangka Dugaan Korupsi, Kader PKB: NasDem Kena Lagi Nih, Wassalam...
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jelang Pengumuman MSCI, BEI dan OJK Minta Pembekuan Pasar Modal Indonesia Dicabut
-
7 Cara Menata Jam Dinding di Rumah Menurut Feng Shui agar Estetik dan Hoki
-
Petaka Subuh di By Pass Mojokerto: Pramugari Transjatim Tewas, Truk Misterius Kabur
-
Bansos Beras 30 Kg Mulai Disalurkan Agustus, Cek Jadwal Pencairannya
-
Letupan Tengah Malam di Bumi Waras: Gudang Frozen Food Rp3 Miliar Ludes Dilalap Api
-
Terungkap di Sidang! Kuota Haji Tambahan Diatur 'Satu Pintu' Lewat Fuad Hasan Masyhur
-
Nathalie Holscher Pasang Badan Tunjukkan Bukti Mewah Usai Suami Dituduh Numpang Hidup
-
IHSG Hari Ini Di Ujung Tanduk, Mampukah Tembus Resistance 6.300?
-
Niat Investasi di Lumajang, 2 Pria Ini Malah Kehilangan Koper 1 Miliar
-
5 Penyebab Kenapa Nasi di Rice Cooker Cepat Basi dan Cara Mengatasinya