Pengamat politik Citra Institute menilai bahwa Kaesang Pangarep berusaha serius menyampaikan komunikasi politik kepada publik.
Sementara, Kaesang sama sekali tidak melakukan strategi marketing atau menyampaikan komunikasi bisnis.
"Kalau mau membranding, pasti dia (Kaesang) ada sesuatu yang ditawarkan dalam bentuk tidak langsungnya," kata Efriza kepada KompasTV dikutip Liberte Suara, Kamis (15/6/2023).
"Itu misalnya, pakai baju pisang atau dia lagi pakai baju olahraga," jelas Efriza, menambahkan.
Pengamat melihat ada pesan yang ingin disampaikan putra bungsu Presiden Joko Widodo itu kepada warga Depok.
"Iya, komunikasi politik dia (Kaesang). Sepertinya dia lagi berusaha menaikkan popularitasnya," imbuhnya.
Pemilik usaha bisnis Sang Pisang itu berniat meyakinkan warga Depok bahwa Kaesang memiliki kekuatan untuk maju dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) tahun 2024.
"(Kaesang) berusaha untuk meyakinkan publik bahwa Depok kekuatannya, bahwa Kaesang akan di sana," pungkasnya.
Sebelumnya, Kaesang mengunggah video di akun YouTube Kaesang Pangarep by GK Hebat pada Sabtu (10/6/2023) lalu.
Baca Juga: Hengkang dari PSG, Menebak Teka-Teki Masa Depan Mbappe
Di videonya itu, Kaesang mengaku telah mendapat izin dari keluarga untuk maju menjadi "Depok pertama".
Ia juga meminta doa dari masyarakat agar langkahnya dapat berjalan dengan lancar.
Berita Terkait
-
Membangkang dari PDIP? Gibran Tak Mau Menyuruh Kaesang Masuk Kandang Banteng, PSI Senang: Memang Seharusnya
-
Soal Kaesang Jadi Langkah Terbaru Dinasti Politik Jokowi, Jubir PSI: Rakyat Memilih, Bukan Presiden!
-
Pengamat Sorot Kekuatan PSI buat Dukung Kaesang di Depok: Cuma Punya 1 Kursi, 9 Sisanya dari Mana?
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga