Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sigit Widodo membantah isu dinasti politik yang mengikuti rencana majunya Kaesang Pangarep di Pilkada Depok 2024.
Dirinya secara tegas mengatakan bahwa niatan ini tak ada sangkut pautnya dengan sosok dari Presiden Joko Widodo alias Jokowi. Murni berasal dari aspirasi masyarakat.
Sigit mengatakan hal tersebut dapat ditelaah dengan mudah, Kaesang buktinya tak ditunjuk langsung oleh ayahnya untuk menjadi pejabat negara atau menempati posisi strategis dalam pemerintahan di Indonesia.
"Kalau Kaesang ditunjuk Pak Jokowi jadi menteri atau komisaris BUMN, itu nepotisme," cuitnya dalam akun twitter pribadinya @sigitwid, dikutip Suara Liberte, Rabu (14/6/2023).
Lagipula, menurut politikus ini, masyarakat sendiri yang menentukan kemenangan dari sosok pengusaha muda tersebut, bukan tangan dari presiden sendiri.
"Kalau maju ke kontestasi Pilkada dan bersaing untuk dipilih rakyat, itu bukan nepotisme," ungkapnya.
Oleh karena itu, isu dinasti politik ini menurut kader partai yang sering disebut partai anak muda ini tidaklah terbukti. Rakyat masih memegang kedaulatan dari demokrasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela
-
Dari Era 800-an, Ratusan Golok Dipamerkan di Bogor Menuju Warisan Dunia UNESCO
-
Polisi Bongkar Penyelundupan Ganja 15,5 Kg dari Jakarta Hingga Pamulang
-
Cukup Ganti Lantai, Rumah Langsung Terlihat Baru Jelang Ramadan dan Idulfitri
-
Kasus Pengoplosan Elpiji 3 Kilogram di Bangka Terungkap, Bagaimana Pengawasan Distribusinya?
-
Meriah! Warga Cipadung Sukaresmi Gelar Turnamen Bulutangkis Gendongan Unik
-
CEK FAKTA: Purbaya Laporkan Puan Terkait Korupsi Uang Ratusan Triliun, Benarkah?
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Jembatan PonorogoTrenggalek Putus, Warga Terpaksa Menyeberang dengan Gantung Darurat