Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto buka suara terkait dengan kapan pengumuman sosok calon wakil presiden (cawapres) dari Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.
Dirinya mengatakan bahwa hal tersebut masih dalam pengkajian dan pihaknya menunggu momentum yang tepat untuk mengumumkan hal tersebut kepada masyarakat di Indonesia.
Menurutnya ada hal yang lebih penting untuk dilakukan dibandingkan dengan hal tersebut, yakni memeriahkan acara puncak dari Bulan Bung Karno.
"Belum (mengerucut nama 10 cawapres yang cocok dampingi Ganjar). Namanya kan kita juga fokus Bulan Bung Karno dulu, dan Pak Ganjar juga keliling ke daerah, nanti kan (menunggu) momentum yang tepat," ucapnya dalam keterangan tertulis yang dikutip Suara Liberte, Kamis (15/6/2023).
Hasto mengatakan pihak juga masih memiliki waktu yang cukup panjang guna menentukan siapa tokoh yang paling tepat untuk menemani Ganjar.
"Kalau kami perhitungkan kan masih ada cukup waktu sebelum batas Oktober," ucapnya.
Politikus ini dapat memastikan bahwa hal tersebut tak akan diumumkan dalam acara puncak dari Bulan Bung Karno, pihaknya mengaku tak ingin mencampurkan urusan tersebut dengan politik soal Ganjar.
"Belum, belum (mengumumkan nama cawapres Ganjar di Bulan Bung Karno), Bulan Bung Karno menjadi suatu momentum konsolidasi, menggali seluruh ide pemikiran dan gagasan Cita-cita bung Karno. Jadi kita ga ingin mencampuradukkan," tuturnya.
Baca Juga: PSI Balas Kontan Sindiran PDIP, "Partai Besar tapi Kotor"
Berita Terkait
-
Beredar Video Anies Nonton Indonesia vs Palestina, Capres yang Pernah Tolak Kedatangan Israel Disentil
-
Ganjar Jadi Mentor Pembangunan Daerah Usai Raih Hattrick Penghargaan Ini, Pengamat: Politik Kok Dijadikan Panggung Lawak
-
Blak-blakan, NasDem Pernah 'Pilih' Ganjar tapi Berujung Pahit, Kini Malah Calonkan Anies
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional