- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan masih khawatir terhadap kinerja industri otomotif nasional pada Juni 2026.
- Data GAIKINDO pada Juni 2026 menunjukkan penjualan mobil meningkat 32,9 persen dan motor naik 1,1 persen secara tahunan.
- Pemerintah menilai penguatan indikator ekonomi domestik lainnya membuktikan bahwa fondasi perekonomian Indonesia saat ini tetap kuat.
Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku masih deg-degan dengan kinerja industri otomotif Indonesia per Juni 2026.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) per Juni 2026, Menkeu Purbaya memaparkan kalau penjualan mobil naik 32,9 persen tahunan (year on year/yoy). Sedangkan penjualan motor tumbuh 1,1 persen yoy.
"Even dengan angka 32,9 dan ini di 1,1 motor ini, saya masih deg-degan. Karena saya inginnya trennya tumbuh terus," katanya dalam acara GIIAS 2026 di ICE BSD, Tangerang, dikutip Rabu (5/8/2026).
Purbaya mengakui kalau industri otomotif sempat menunjukkan pertumbuhan signifikan. Per Maret 2026, penjualan mobil naik sekitar 52 persen yoy.
Begitu pula dengan penjualan motor yang sempat naik di Maret 2026. Namun penjualan mobil dan motor sempat turun di April hingga Mei 2026, meskipun mulai naik tipis per Juni 2026.
Selain pertumbuhan penjualan industri otomotif, aktivitas ekonomi domestik juga menunjukkan penguatan yang tercermin dari berbagai indikator lainnya.
Penjualan semen domestik pada Juni 2026 tumbuh 13,5 persen (yoy), konsumsi listrik meningkat 10,8 persen (yoy), dengan pertumbuhan pada sektor rumah tangga sebesar 12,3 persen, sektor bisnis 10,0 persen, dan sektor industri 6,5 persen.
Sementara itu, indeks konsumsi ritel terus meningkat hingga mencapai 123,3, yang diklaim Purbaya menunjukkan aktivitas ekonomi masyarakat yang tetap terjaga.
Menurut Menkeu, berbagai indikator tersebut memberikan keyakinan bahwa fondasi ekonomi Indonesia tetap kuat. Pemerintah akan terus menjaga momentum pertumbuhan melalui kebijakan fiskal yang responsif sehingga permintaan domestik tetap menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional.
Baca Juga: 10 Mobil Bekas di Bawah 100 Juta untuk Keluarga, dari yang Irit hingga Jagoan Tanjakan
Berita Terkait
-
10 Mobil Bekas di Bawah 100 Juta untuk Keluarga, dari yang Irit hingga Jagoan Tanjakan
-
Purbaya Semprot Moody's dan Fitch: "Offside!" Salah Ukur Ekonomi RI, Harusnya Lihat Angka 5,6%
-
Xiaomi Siapkan Mobil Listrik Berfitur Swap Battery?
-
Curhat ke IMF dan World Bank, Purbaya: Saya Menteri Paling Apes di Dunia
-
Motor Bekas Terbaik dengan Harga Terjangkau di Bawah 5 Juta, Nggak Perlu Nyicil Baru
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Kasus Dugaan Gratifikasi Izin Tinggal WNA, KPK Geledah Kantor Imigrasi Jakarta Pusat
-
Purbaya Akui Masih Deg-degan Meski Industri Otomotif RI Tumbuh per Juni 2026
-
Sudah Dibuka Hari Ini! Jadwal Pendaftaran Upacara di Istana 2026, Cek Link Resmi dan Cara Daftarnya
-
Negara Agraris Tanpa Regenerasi Petani, Sampai Kapan?
-
Marc Ter Stegen Resmi Direkrut Ajax, Jordi Cruyff Bakal Buang Maarten Paes?
-
Kasus Yusrizal Pasien BPJS: Ketika Empati Tak Bisa Ditawar dalam Profesi Dokter
-
Bromo Membara di Blok Bantengan: Jalur Jemplang-Senduro Ditutup
-
Greenpeace Bantah Bahlil, Sebut Raja Ampat Masih Terancam Ekspansi Tambang Nikel
-
10 Mobil Bekas di Bawah 100 Juta untuk Keluarga, dari yang Irit hingga Jagoan Tanjakan
-
Yang Mana Duluan, Bedak Tabur atau Bedak Padat? Ini Urutan Pemakaian yang Benar