Direktur Eksekutif Parameter Politik Adi Prayitno mengatakan bahwa rencana pertemuan Puan Maharani dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) merupakan sinyalemen bagi Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).
"Rencana pertemuan wakil PDI Perjuangan dan Partai Demokrat tentu menjadi sinyalemen bahwa kubu (Koalisi) Perubahan harus waswas betul," kata Adi kepada KompasTV dikutip Liberte Suara, Kamis (15/6/2023).
Adi menyarankan Koalisi Perubahan tidak meremehkan apa pun judul pertemuan yang dipakai ketika Puan-AHY bertemu. Masalahnya, Demokrat merupakan partai yang pernah berkuasa.
"Partai Demokrat ini adalah partai politik (parpol) yang pernah berkuasa di negara Indonesia sehingga meletakkan kekuasaan politiknya didasarkan pada untung dan rugi," imbuhnya.
Menurut Adi, penyebab Demokrat menerima undangan PDIP untuk mempertemukan Puan-AHY adalah karena KPP cenderung tidak menguntungkan secara politik
Jadi Demokrat, papar pengamat politik ini, menghitung mana pihak yang paling banyak memberikan keuntungan dan insentif secara politik sehingga di situlah partai AHY melabuhkan kekuasaan dan keputusan politiknya.
Sekadar diketahui, PDIP dan Demokrat mengalami konfrontasi selama 20 tahun terakhir. Ini berawal ketika Demokrat berkuasa di masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan selama dua periode kepemimpinannya.
Selanjutnya ketika periode PDIP berkuasa, dengan Joko Widodo sebagai presidennya, Demokrat memutuskan untuk berada di luar pemerintahan.
Sampai baru saat ini hubungan kedua partai besar disebut akan mencair menjelang pemilihan presiden 2024.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
Terkini
-
Purbaya Serang Balik Ekonom Ferry Latuhihin: Dia Tak Pernah Pegang Data Ekonomi
-
Bandara Internasional Minangkabau Layani 33 Penerbangan Sehari, Didominasi Rute Jakarta
-
Dear Pelajar, Berikut Tips 5 Persiapan Sekolah di Tahun Ajaran Baru
-
Trik LinkUMKM BRI Buat Usaha Anda Jadi "Bankable" dan Mudah Dapat Pinjaman
-
Usai Ketahuan Selingkuh, Eric Syafutra Siap Cium Kaki Shyalimar Malik
-
Rekayasa Arus Sumbar-Riau Diperpanjang hingga Malam Ini, Polisi Fokus Antisipasi Lonjakan Arus Balik
-
Pangandaran Diserbu 25 Ribu Kendaraan! Polisi Terapkan Rekayasa di Jalur Emplak
-
PT BSA Logistic Indonesia Segera IPO, yang Pertama di 2026
-
Rekomendasi Mobil Listrik Stylish di Tengah Terkereknya Harga Minyak Dunia
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus