Politikus Partai Nasional Demokrat (NasDem) Bestari Barus mengomentari silaturahmi politik yang akan dilakukan oleh Partai Demokrat dan PDI Perjuangan.
Barus menyoroti alasan di balik wacana silaturahmi tersebut. Karena jika memang diinisiasi dengan niat baik maka menyampaikannya juga harus baik.
"Silaturahmi itu membawa banyak kebaikan. Kalau memang ingin menyampaikan itu, penyampaiannya harus baik, karena supaya mudah ditangkap kebaikannya oleh masyarakat," kata Barus kepada Catatan Demokrasi, dikutip Liberte Suara, Rabu (14/6/2023).
Wacana pertemuan Puan Maharani dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memang belum akan terlaksana mengingat jadwal yang belum terungkap.
Barus kemudian menyinggung soal pakta integritas yang ada dalam kesepakatan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).
"Rakyat Indonesia tahu ada 'gentlemen agreement' yang sudah ditandatangani oleh partai pengusung Anies Baswedan," imbuhnya.
Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi memunculkan gerakan politik yang terlihat santun tetapi membahayakan.
Barus memberikan istilah pada "gentlemen agreement" sebagai prosesi akad nikah yang sangat sakral dan sah.
Namun Ia kemudian jika aksi tersebut tidak sah dan dinilai ilegal maka akan disebut sebagai gerakan pelakor politik, jika betul wacana pertemuan Puan-AHY terlaksana.
"Kayak mau ada gerakan politik. Padahal sudah 'akad', sudah 'kawin', tinggal kapan pestanya saja," papar Barus.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen