Dalam paparannya, Ganjar menyebutkan bahwa proses pembangunan Jateng dimulai dari perencanaan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan perempuan, penyandang disabilitas, hingga anak-anak.
Menurut Ganjar, program pembangunan di Jateng tidak hanya berfokus pada pengembangan infrastruktur, tetapi juga peningkatan kesejahteraan masyarakat, seperti pencegahan stunting, angka kematian ibu dan bayi, serta pernikahan dini.
Ganjar mengatakan bahwa keterlibatan kelompok-kelompok tersebut juga dilakukan demi memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memberi masukan secara luas. Hal ini dilakukan agar setiap kelompok masyarakat, terutama yang termasuk dalam kategori marjinal, mendapatkan perhatian dari pemerintah.
Di samping itu, Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengungkap tujuan pemberian Penghargaan Pembangunan Daerah yaitu untuk berbagi pengalaman dari daerah terkait inovasi, kebijakan pembangunan dan sebagainya.
"Tujuan utama PPD adalah kita ingin mendapatkan satu pengalaman dari daerah terkait inovasi, kebijakan pembangunan yang dikembangkan di daerah berdasarkan skala masing-masing di daerah, skala masalah, skala kapasitas dalam hal pembiayaan, ASN yang tersedia, dan birokrasi," ucap Menteri Suharso di Gedung Bappenas, Jakarta, Rabu (14/6).
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: AHY Terima Tawaran PDIP Jadi Cawapresnya Ganjar Pranowo, Anies Ditinggal?
-
Denny Siregar Yakin PDIP Tetap Cawe-cawe Terkait Kabinet Ganjar: Akal Sehat Saya Gak Nyampe Melogikakan Ini
-
NasDem Curiga AHY Bahas Cawapres Ganjar dengan Puan: Selagi Janur Kuning Belum Melengkung, Apapun Bisa Terjadi
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
Pilihan
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
Terkini
-
Dituduh Danai Isu Ijazah Jokowi, Jusuf Kalla Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Impor Barang Modal RI Melonjak 34 Persen
-
4 Rekomendasi Mobil Toyota Bekas Paling Irit dan Bandel untuk Harian
-
Badan Usaha Beraset Triliunan: Konsep Koperasi di Buku Model BMI Syariah
-
Niko Al Hakim Ungkit Penelantaran Kucing di 2024, Pihak yang Rescue Bela Rachel Vennya
-
Berburu Minyak Dunia: Mengapa Cadangan 'Jumbo' Kita Masih Terkubur?
-
Apa Itu Sampah Antariksa? Ini Fakta Terbaru di Balik Fenomena Bola Api yang Viral di Lampung
-
AS-Israel Gempur Wilayah Iran: 15 Orang Tewas, Pasukan IRGC Gugur dan Pilot F-15E Dicari
-
Spesifikasi Pesawat A-10 Thunderbolt II 'Warthog' Milik AS, Hancur Ditembak Iran
-
Gembira Dihampiri Kasatgas PRR, Asa Penyintas di Desa Sekumur Kembali Menyala