Dalam paparannya, Ganjar menyebutkan bahwa proses pembangunan Jateng dimulai dari perencanaan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan perempuan, penyandang disabilitas, hingga anak-anak.
Menurut Ganjar, program pembangunan di Jateng tidak hanya berfokus pada pengembangan infrastruktur, tetapi juga peningkatan kesejahteraan masyarakat, seperti pencegahan stunting, angka kematian ibu dan bayi, serta pernikahan dini.
Ganjar mengatakan bahwa keterlibatan kelompok-kelompok tersebut juga dilakukan demi memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memberi masukan secara luas. Hal ini dilakukan agar setiap kelompok masyarakat, terutama yang termasuk dalam kategori marjinal, mendapatkan perhatian dari pemerintah.
Di samping itu, Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengungkap tujuan pemberian Penghargaan Pembangunan Daerah yaitu untuk berbagi pengalaman dari daerah terkait inovasi, kebijakan pembangunan dan sebagainya.
"Tujuan utama PPD adalah kita ingin mendapatkan satu pengalaman dari daerah terkait inovasi, kebijakan pembangunan yang dikembangkan di daerah berdasarkan skala masing-masing di daerah, skala masalah, skala kapasitas dalam hal pembiayaan, ASN yang tersedia, dan birokrasi," ucap Menteri Suharso di Gedung Bappenas, Jakarta, Rabu (14/6).
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: AHY Terima Tawaran PDIP Jadi Cawapresnya Ganjar Pranowo, Anies Ditinggal?
-
Denny Siregar Yakin PDIP Tetap Cawe-cawe Terkait Kabinet Ganjar: Akal Sehat Saya Gak Nyampe Melogikakan Ini
-
NasDem Curiga AHY Bahas Cawapres Ganjar dengan Puan: Selagi Janur Kuning Belum Melengkung, Apapun Bisa Terjadi
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123