Elite Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ade Armando terkait dengan menyurutnya intensitas dukungannya kepada sosok dari Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.
Hal tersebut terlihat dari bagaimana sosok ini perlahan mulai mempertanyakan sejumlah hal terkait dengan pencapresan jagoannya tersebut, salah satunya yang viral adalah kontrak politik dengan Megawati Soekarnoputri.
Akademisi tersebut mengaku memiliki kekhawatiran besar, bukan terkait dengan kualitas yang dimiliki oleh Ganjar, melainkan parpol pengusung gubernur itu, PDI Perjuangan (PDIP).
"Jujur saja, saya memang sempat bimbang dengan dukungan saya pada Ganjar, tetapi itu buka karena kualitas ganjar, saya lebih khawatir kekuasaan PDIP" ucapnya dalam sebuah video yang dikutip dari Cokro TV, Jumat (16/4/2023).
Menurutnya, sikap partai berlambang kepala banteng tersebut yang menilai setiap kadernya adalah petugas partai cukuplah berbahaya karena menghilangkan kuasa dari Ganjar.
Hal ini dikhawatirkan akan membuat elite politikus tersebut tidak bisa membuat keputusan independen karena hanya mengikuti kemauan dari PDIP.
Meskipun begitu, Ade tetap akan mendukung Ganjar. Hal tersebut karena sosok tersebut tak memiliki kelemahan dalam tubuhnya, kelemahan ada dalam partai yang menaunginya.
"Kelemahan Ganjar ada di partainya, bukan pada dirinya," tutur sosok politikus sekaligus akademisi ini.
Diketahui, Megawati Soekarnoputri selalu menegaskan bahwa setiap kader partai yang mendapat julukan partai wong cilik adalah petugas partai. Hal ini berlaku untuk semua jajarannya termasuk Joko Widodo (Jokowi) hingga Ganjar Pranowo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati