Pengamat politik Ahmad Khoirul Umam menyoroti sikap Partai Nasional Demokrat (NasDem) menjelang pertemuan antara Puan Maharani dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Ahmad dapat melihat perasaan lapang dada atau legowo NasDem atas rencana tersebut. Namun, ia juga membaca gelagat rasa cemburu kepada Partai Demokrat.
"Ada sikap legowo (NasDem) tetapi juga terselip rasa cemburu karena begitu terlihat," katanya kepada Satu Meja the Forum, dikutip Liberte Suara, Jumat (16/6/2023).
Lebih dari itu, Ahmad menilai bahwa agenda pertemuan Puan-AHY merupakan tontonan yang sangat positif bagi masyarakat Indonesia. Ini dapat pula membawa perubahan ke arah lebih baik tanpa adanya lagi dendam.
"Saya pikir, agenda pertemuan itu tontonan yang sangat positif. Ini etalase politik rekonsiliasi yang tidak mudah kita temukan dan ini sudah hampir 20 tahun terjadi," paparnya.
Pertemuan Puan-AHY, lanjutnya, merupakan antitesis dari situasi ketegangan antara PDI Perjuangan dengan Demokrat.
"Ini kemudian bisa menjadi antitesis dari apa yang disebut sebagai politik dendam dan politik kebencian, dan lain sebagainya," jelasnya.
Rencana pertemuan Puan-AHY belum diketahui kapan dan di mana akan digelar.
Kedua partai, baik PDIP dan Demokrat, juga masih menyimpan informasi tersebut.
Baca Juga: Jelang Liga 1, Persib Matangkan Persiapan di Yogyakarta
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan