/
Senin, 19 Juni 2023 | 09:31 WIB
Pertemuan Ketum DPP PDIP Puan Maharani dan Ketum Demokrat AHY di Senayan. (Suara.com/M Yasir)

Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya menangkap sinyal keseriusan dari pertemuan Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani dan Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Ada dua makna. Pertama ini bukan basa-basi politik, komunikasi akan dilakukan dalam kerangka yang lebih serius. Dan memang pasti dibutuhkan beberapa kali pertemuan ke depan," kata Yunarto kepada KompasTV dikutip Liberte Suara, Senin (19/6/2023).

Yunarto, akrab disapa dengan Toto, menyinggung pertemuan antara Puan dengan Ketum Partai Nasional Demokrat (NasDem). Ini adalah contoh dari basa-basi politik yang dimaksud.

"Mbak Puan misalnya dengan Surya Paloh itu kan basa-basi politik," ujarnya.

Namun Toto enggan menyampingkan makna sebaliknya. PDIP dan Demokrat adalah dua partai yang pernah mengalami keretakan komunikasi hampir dua dekade yang lalu.

"Bisa juga makna sebaliknya bahwa itu jawaban lain atau bahasa implisit 'kami tidak menemukan titik temu'," imbuh Toto.

Direktur Charta Politika itu mengajak agar dapat memahami persepsi publik mengenai keretakan PDIP-Demokrat. 

"Dan tidak mungkin ketoka berbicara mengenai sebuah kerja sama politik apalagi terkait dengan pilpres, penentuan capres-cawapres itu bisa masuk dan diputuskan dalam satu pertemuan," papar Yunarto.

Ia menilai pertemuan baik tersebut akan menghasilkan hasil yang baik pula.

Baca Juga: Jelang Wukuf di Arafah, Dokter Ingatkan Jemaah Haji Indonesia Tetap Jaga Kesehatan

"Jadi saya tetap melihat ini sebuah awal yang baik," pungkasnya.

Load More