Wakil Ketua Umum Partai Ummat, Buni Yani menyoroti pemimpin Kota Depok selanjutnya yang begitu diharapkan.
Hal ini ditanggapi Buni Yani dalam akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Buni Yuni mengatakan bahwa kota yang telah dikuasai oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) selama kurang lebih 20 tahun itu harus dipimpin oleh orang yang mengerti masalah Depok, bukan sosok yang tidak mengerti visi misi Depok.
"Kota Depok harus dipimipin walkot yang saleh dan mengerti masalah Depok, bukan oleh manusia planga-plongo yang tidak mengerti visi-misi Kota Depok," ungkap Buni Yani dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @BuniYani, Selasa (20/6).
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa warga Depok juga mestinya memiliki harga diri dalam memilih pemimpinya.
"Warga Depok harus punya harga diri dan memilih pemimpin yang mampu. Salam dari warga Depok," imbuhnya.
Sementara itu, baru-baru ini putra bungsu Presiden Joko Widodo yaitu Kaesang Pangarep diusung maju Pilwalkot Depok oleh Partai Solidaritas Indonesia. Pengusungan Kaesang juga dikaitkan dengan dinasti politik.
Berita Terkait
-
Tak Masalah Jika Kaesang Pangarep Pilih Berlabuh ke PDIP, Wasekjen PSI Tegaskan yang Jadi Fokus Utama Pihaknya
-
Tak Masalah Kaesang Maju Jadi Walkot Depok Sebagai Anak Jokowi, Rocky Gerung: Ini Soal Leadership!
-
Sebenarnya Bukan Soal Dinasti Politik Jokowi, Kaesang Memangnya Cocok Menjadi Wali Kota Depok?
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
23 Desa di Jember Dilanda Banjir, 7.445 Keluarga Terdampak dan Seorang Tewas Tersengat Listrik!
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Status Bendung Katulampa Naik ke Siaga 3, Air Kiriman Diprediksi Terjang Jakarta Malam Ini
-
OPPO Reno15 Series: Selfie Ultra Wide 0,6x, Baterai 7.000mAh untuk Aktivitas Anak Muda Tanpa Batas
-
Akting dengan Tatjana Saphira, Fadi Alaydrus PDKT Seminggu Buang Rasa Canggung
-
5 Rekomendasi Oli Mesin Vespa 2 Tak, Harga Mulai Rp40 Ribuan
-
Review Novel The Great Gatsby: Sisi Gelap American Dream
-
Revans Membara Jelang Semen Padang FC vs Arema FC, Sama-sama Berebut Angka!
-
Guru SD di Jember Telanjangi 22 Siswa, Anggota DPR: Bisa Diproses Tanpa Laporan
-
Hobi Lari dan Pakai Smartwatch? Kaspersky Ungkap Bahaya Tersembunyi Pelacak Kebugaran