Pengamat Politik Rocky Gerung membuka analisisnya terkait dengan wacana manuver politik dari Kaesang Pangarep di Pilwalkot Depok 2024.
Dirinya mengatakan bahwa tak ada yang salah dari niatan politis tersebut meski pengusaha muda tersebut terindikasi merupakan bagian dinasti politik dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Menurutnya, dinasti politik tak akan masalah karena dalam memilih pemimpin, hal yang diutamakan adalah kapasitas dari sosok tersebut untuk menjadi pemimpin, dalam hal ini artinya Kaesang.
"Orang ingin tahu kemampuan memimpinnya apa, bukan karena didukung oleh partai besar. Ini soal leader, soal kapasitas kepemimpinan" ujar akademisi ini dalam Youtube Rocky Gerung Official, dikutip Suara Liberte, Selasa (20/6/2023).
Rocky justru mengatakan yang harus diperhatikan bukanlah masalah dinasti, tapi kualitas yang dimiliki oleh Kaesang. Ia mengatakan seseorang boleh saja mendapatkan dukungan partai politik namun yang menentukan adalah kapasitas orang tersebut sebagai pemimpin.
Oleh karena ia meminta penilaian ini dilihat secara objektif karena bukan tidak mungkin bahwa niatan dari majunya anak presiden ini karena kepentingan semata, bukan niat melakukan perubahan di Depok.
"Kaesang sebaiknya tak masuk politik demi menyelamatkan dinasti politik dari Jokowi, itu buruk di kemudian hari," ungkap pemerhati politik ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
-
Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik
-
Dulu Bela Timnas dan Sriwijaya FC, Kini M Nasuha Ditargetkan Bawa Sumsel United ke Liga 1
-
Dugaan Mafia Solar di Sumsel Belum Reda, 21 Ton BBM Ilegal Kini Terbongkar di Sungai Musi
-
UI Luncurkan Aplikasi MAKA, Media Belajar Berbasis Gamifikasi untuk Anak Usia 3-8 Tahun
-
PGE Bor Sumur Baru PLTP Lumut Balai di Muara Enim, Kejar Tambahan Listrik 55 MW
-
KPK Panggil Ibu Rumah Tangga Jadi Saksi Kasus Suap Audit BPK Muara Enim
-
Seret Kemenhut, KPK Dalami Dugaan Alih Fungsi Hutan Lindung Bupati Kuansing
-
Lolos dari Jeratan Kasus SDN Kuranji, Laporan Terhadap Walikota Serang Budi Resmi Dihentikan