Direktur Eksekutif Poltracking Hanta Yuda mengatakan bahwa setidaknya ada tiga hal yang melebur dari potensi terbentuknya koalisi PDI Perjuangan dan Partai Demokrat.
Ia menilai, pertemuan antara Puan Maharani dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sudah sangat baik. Apalagi, jika terjadi rekonsiliasi politik antardua partai hingga terbentuk koalisi.
"Ini memberikan tontonan pesan politik yang kuat pada publik tentang politik rekonsiliatif bahwa realistasnya memang ada," kata Hanta dalam pernyataannya dikutip Liberte Suara, Rabu (21/6/2023).
"Kalau ini berhasil seandainya yang dilebur itu ada tiga hal yang penting untuk diperhatikan," tambahnya.
Pertama, kata Hanta, adalah koalisi terbentuk akan menyatukan dua tokoh besar bangsa, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Megawati Soekarnoputri.
"Pertemuan (Puan-AHY) ini di luar faktor politik elektoral ini memberikan pesan yang kuat kepada publik bahwa harusnya ya begini tokoh bangsa," jelas Hanta.
Ia melanjutkan, poin kedua adalah dua kekuatan kutub politik yang berseberangan berpotensi bersatu. Terakhir ialah ceruk konstituen yang netral ada potensi bersama.
"Pesan yang kedua saya kira paling tidak memberikan pesan kepada publik paling tidak kedua partai ini bisa bergabung dan membuka peluang kerja sama politik," terang peneliti di Poltracking itu.
Namun demikian, Hanta tidak membantah potensi kegagalan mungkin terjadi. Ini karena kebekuan hubungan antara PDIP-Demokrat terjadi selama hampir 20 tahun.
Baca Juga: Sandiaga Uno Heran WSBK Rugikan Sirkuit Mandalika Padahal Ikut Keluar Uang, Pengamat: KPK Mana...
"Meskipun saya ingin mengatakan peluangnya sangat kecil sekali kalau dilihat hari ini kualitasnya," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Cuma Data yang Dicuri, Kejahatan Siber Kini Bisa Menguras Tabungan
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru