Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjawab pertanyaan soal penebangan 190 pohon di Monumen Nasional (Monas).
Penebangan tersebut sempat dipermasalahkan lantaran tidak sesuai dengan upaya untuk menjaga kelestarian lingkungan yang digalakkan banyak pihak.
Menurut Anies, penebangan 190 pohon dan Formula E merupakan dua hal yang berbeda namun dikerjakan di waktu bersamaan.
Diungkap Anies, yang terjadi di Monas adalah adalah uji coba aspal salah satu kawasan ruas jalan dengan dipasangi semacam karpet agar batu-batu di Monas tidak perlu dicabut.
“Itu dua hal yang berbeda terjadi di waktu yang hampir bersamaan. Satu adalah uji coba aspal di kawasan salah satu ruas jalan di Monas,” ujar Anies, dikutip Suara Liberte dari tayangan Kick Andy! Double Check di Metro TV pada Rabu (21/6/2023).
Sementara itu, di waktu yang sama dengan pengujian aspal, Monas juga sedang direnovasi sehingga terlihat penebangan hutan disebabkan karena Formula E.
“Waktu itu bersamaan dengan proses renovasi Monas yang tidak ada hubungannya. Hanya dikerjakan di minggu-minggu yang bersamaan,” ujar Anies.
Oleh karena itu, orang melihat penebangan 190 pohon di Monas dikarenakan keperluan Formula E padahal yang sebenarnya itu adalah dua hal berbeda.
“Jadi kalau orang lewat kelihatan ini satu lagi masangin aspal lagi uji coba. Yang kedua sedang ada renovasi Monas. Waktu itu kan Formula E rencana akan digunakan di Monas,” sambungnya.
Baca Juga: Dua Pria di Ngabang Ditangkap Polisi Lantaran Kepemilikan Sabu
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total
-
Mahasiswi Stikes PHI Bekasi Asal Ketapang Meninggal Dunia, Keluarga Minta Kematian Diusut Tuntas
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Gugat Cerai Brian Siawarta, Rafaela Rahardja Sebut Sang Suami Sudah Mundur dari Pendeta Sejak Lama
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
5 Tips Menata Dompet Menurut Feng Shui agar Rezeki Mengalir Lancar
-
Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak
-
Sesumbar Declan Rice Jelang Lawan Ghana: Inggris Bisa Libas Siapa Pun di Piala Dunia 2026
-
Ekonomi Digital Indonesia Bisa Tembus Rp5.800 T, Nezar Patria : RI Tak Boleh Hanya Jadi Pasar AI
-
UMKM Kuliner Pontianak Manfaatkan Layanan Pengiriman untuk Jangkau Pasar Nasional