Pengamat komunikasi politik Nyarwi Ahmad menilai sosok yang memiliki latar belakang organisasi masyarakat (ormas) Islam kini dipertimbangkan sebagai calon wakil presiden (cawapres) 2024.
Ia melanjutkan, dua organisasi sosial keagamaan yang dimaksud adalah Nahdlatul Ulama atau NU dan Muhammadiyah.
"Punya background gitu ya organisasi sosial keagamaan ... Tidak hanya punya kekuatan sebagai teknokrat saja tapi tapi kadangkala juga punya bahwa pengaruh atau background sosial keagamaan seperti NU atau Muhammadiyah," kata Nyarwi.
Dari NU, lanjutnya, nama Masaruddin Umar, selaku Imam Besar Masjid Istiqlal masuk dalam radar, sedangkan dari Muhammadiyah keluar nama Muhadjir Effendy.
"Kita sudah lihat ya ada muncul nama besar, Imam Besar Masjid Istiqlal, berikutnya nama Pak Muhadjir Effendy gitu ya," ujar Nyarwi kepada KompasTV dikutip Liberte Suara, Jumat (23/6/2023).
Meski begitu, Nyarwi menduga bahwa partai politik (parpol) tidak menggunakan latar belakang organisasi sosial keagamaan sebagai pertimbangan utama.
"Background agama atau ormas keislaman bagi saya tidak tidak sepenuhnya jadi pertimbangan utama. Kan di sana menyangkut juga kompetensi menyangkut juga apa namanya kemampuan teknokrasi manajerial dan lain-lain," pungkas pengamat dari Universitas Gadjah Mada itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Anak Penerima Pekerja Upah Masih Ditanggung JKN, Begini Syaratnya
-
Polisi Disebut Berhasil Tangkal 'Angsa Hitam' di Demo 27 Agustus, Begini Analisanya
-
Muktamar NU di Jombang Dorong Ekonomi Kreatif Berbasis Pesantren
-
Sebut Demo Hal Biasa, Fadli Zon Sayangkan Kalau Ada Perusakan Fasum
-
Mulai Besok Sore, Masyarakat Bisa Akses dan Beri Masukan Draf PPHN
-
Tersangka Karhutla Naik Jadi 89 Orang, Polri Mulai Bidik Jejak Keterlibatan Korporasi
-
Gegara Investor Ambil Cuan, IHSG Melemah Tipis ke Level 6.518
-
Penampakan Halte Petamburan Usai Jadi Sasaran Vandalisme Massa Aksi 27 Agustus
-
Dari Lidi Sawit Jadi Cuan, Ketika Produk Sederhana Petani Indonesia Tembus Pasar Tiongkok
-
Tanpa Gaji Tetap, Kisah Penjaga Pantai Gaza Bertaruh Nyawa di Tengah Tawa Warga Palestina