Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut pelaku pungutan liar (pungli) di rumah tahanan (rutan) di Gedung Merah Putih tidak hanya melibatkan pegawai internal, tetapi juga pihak luar. Meski begitu, pihak paling banyak terlibat diakui berasal dari internal.
"Tentu adalah sebagian besar adalah pegawai atau insan KPK tapi ada yang di luar itu juga. Itu tentang siapa-siapanya," kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron di Jakarta, kemarin. Ghufron enggan memerinci identitas mereka. Ia beralasan KPK masih melakukan pendalaman untuk mengungkap permainan kotor itu sampai ke akar-akarnya. Proses tersebut dilakukan harus dilakukan secara berhati-hati.
“Berkaitan dengan siapa bahkan dengan siapa saja dugaan tindak pidana korupsi atau dalam bentuk pungutan liar ini dilakukan, semuanya semuanya masih proses penyeldikan,”tegasnya. Ia juga enggan memerinci total uang yang ditemukan Ketika sidak dilakukan. Komisi Antirasuah juga belum bisa membeberkan identitas pemberi dan penerima. Hal tersebut masih dirahasiakan sampai saat ini demi proses penyelidikan.
Namun, Ghufron memastikan para pelaku menggunakan metode transfer dalam menjalankan praktik pungli tersebut . Mereka bahkan menggunakan rekening berlapis guna mencegah ada pihak yang mengendus kejahatan tersebut.
Sekretaris Jenderal KPK Cahya H Harefa meminta masyarakat terus memantau pengusutan pungli. Menurut Cahya keterlibatan publik sangat penting untuk menjaga transparansi sekaligus memulihkan kembali martabat KPK.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Pemain Liga Inggris Rp596 M Punya Nenek Kelahiran Semarang, Bisa Dinaturalisasi?
-
Indonesia-Thailand Luncurkan Roadmap Kemitraan Strategis 2026-2030
-
Review Home School: Saat Belajar di Sekolah Tak Harus Lewat Buku Pelajaran
-
18 Bank Segera Bangkrut, Ini Bocoronnya
-
XL Ultra 5G+ Rebut Takhta Jaringan Terbaik di Indonesia, Kecepatan Tembus 500 Mbps!
-
7 Sisi Gelap Zodiak Scorpio Saat Marah dan Cemburu, Emosinya Sulit Ditebak
-
Kemiren Lawan Komersialisasi Budaya Lewat Wirausaha UMKM Berkelanjutan
-
Hino Indonesia Perkuat Kolaborasi Pendidikan Vokasi di GIIAS 2026
-
Dua Kabar Baik untuk Bulog: Margin Fee Naik dan Bunga Kredit Turun, Laba Diproyeksi Rp1,14 Triliun
-
Rapor Merah Timnas Indonesia Usai Dipecundangi Vietnam: Finishing Buruk, Pertahanan Bocor