Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyebut Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sebagai sosok bakal calon wakil presiden (cawapres) dari Ganjar Pranowo.
Hasto menyampaikan pesan itu melalui sebuah pantun dalam sebuah acara yang diselenggarakan di Bandung dan dihadiri oleh Ridwan Kamil.
"Kang Emil memang kaya prestasi. Memajukan Jabar penuh karya seni. Pemilu akan digelar beberapa bulan lagi. Bacawapres Pak Ganjar ternyata ada di sini," ucap Hasto dalam pantunnya yang disambut riuh.
Menanggapi hal tersebut juru bicara Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi menilai pantun Sekjen PDIP hanya sebatas candaan politik.
Bahkan, Baidowi menyebut bahwa PPP juga tidak sulit untuk membuat pantun semacam itu.
"Sama sekali enggak (terancam), kan hanya jokes politik aja. Kalau perlu kita bikin pantun juga," kata Baidowi dalam pernyataannya dikutip Liberte Suara, Senin (3/7/2023).
Ia menganggap candaan politik semacam itu hal wajar tetapi itu tidak merepresentasikan sebuah keputusan partai.
"Kan soal menentukan calon wakil presiden itu kan harus melalui ada mekanismenya. Jadi kalau misalkan ada lontaran-lontaran di panggung kegiatan itu kan tidak bisa serta merta dimaknai sebagai sebuah keputusan," ujarnya.
Jubir PPP mengakui bahwa nama Ridwan Kamil memang masuk dalam bursa cawapres di samping sejumlah nama lain dari PDIP melalui beberapa kali diskusi yang digelar.
"Namun demikian, PPP juga menyadari ketika Pak Hasto berpantun seperti itu karena dalam beberapa kali diskusi dengan PDIP itu Ridwan Kamil termasuk nama-nama yang dipotret untuk kemungkinan menjadi calon wakilnya Ganjar di samping nama-nama yang lain," terang Baidowi.
Berita Terkait
-
Munculnya Nama-nama Bakal Cawapres untuk Ganjar Enggak Ubah Fokus PPP Usung Sandiaga: Elektabilitasnya Teratas
-
Sandiaga atau Ridwan Kamil yang Dampingi Ganjar? PPP: Bangunan Koalisi Masih Belum Konkret
-
Sandiaga Sebut Ganjar 'The Next President' di Depan Pejabat Arab Saudi, Elite PPP Bilang Politik Tidak Tegang Melulu
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Baru Cetak Brace, Cristiano Ronaldo Mendadak Kesal Gara-gara Ditanya Soal Messi
-
Byar Pet Gegara Batubara, Momentum Pengembangan Energi Gelombang
-
Gas Mahal Picu PHK 55 Ribu Buruh, ESDM: Industri yang Mana Dulu!
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Kompetisi Orang Paling Menderita
-
Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Bukan Ronaldo! 'Thor' dari Skotlandia Otak di Balik Kemenangan Telak Portugal
-
Membaca Tembang Talijiwo: Seni Menertawakan Kekacauan Hidup
-
Sempat Disorot, FIFA Pastikan Donald Trump Akan Serahkan Trofi Piala Dunia 2026