Bakal Calon Presiden Partai NasDem, Anies Baswedan kembali buka suara terkait dengan seputar isu yang melekat padanya jelang pesta demokrasi. Kali ini soal keterkaitannya dengan khilafah.
Mantan menteri pendidikan itu diketahui diserang isu bahwa dirinya akan membawa Indonesia menjadi Negara Islam. Hal ini diperkuat dengan kedekatannya dengan kelompok Islam konservatif dalam Pilkada Jakarta 2017.
Menjawab tuduhan tersebut, Anies tersenyum dan mengatakan bahwa ia tak bisa menjawab balik tuduhan tersebut dengan sebuah statement, namun dengan sebuah pembuktian di lapangan.
"Saya tidak bisa menjawab dugaan, sangkaan, tuduhan dengan perkataan, itu hanya bisa dijawab dengan perbuatan dan kenyataan," ungkapnya dalam Youtube pribadinya, dikutip Rabu (05/07/2023).
Ia mengatakan bahwa ia berharap lewat pesta demokrasi pada tahun mendatang, ia diberikan kesempatan untuk membalas tuduhan tersebut lewat kinerjanya sebagai presiden dari Indonesia.
"Semoga Allah mentakdirkan saya untuk bisa menjawab itu dengan kenyataan. Saya butuh waktu, bukan butuh ruang untuk statement," lanjutnya menjawab hal itu.
Dirinya mengatakan bahwa untuk saat ini, tuduhan tersebut bisa dijawab dengan rekam jejaknya di DKI Jakarta. Kenyataannya ibu kota dalam kepemimpinannya adalah tempat yang tenang, teduh, damai untuk semua.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Korban Anak dalam Tragedi Bus ALS di Muratara Masih Sulit Diidentifikasi
-
Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai
-
Ketua DPRD Kepri Kedapatan Pamer Naik Moge, GMNI Singgung Gaya Hidup Mewah
-
Logika Sesat Guru Ngaji Surabaya: Cabuli 7 Santri Pria di Bawah Umur Demi Hindari Zina dan Hamil
-
Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub
-
Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik
-
Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI
-
Bus ALS Maut di Muratara Tetap Angkut Penumpang Meski Izin Mati Sejak 2020