Beredar kabar penangkapan dari otak utama akan masalah hingga ajaran sesat terkait dengan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun. Dia rupanya adalah sosok dari Amien Rais.
Kabar ini rupanya berasal dari sebuah unggahan video dalam kanal Youtube TOPIK NEWS. Informasi ini muncul tak lama setelah selesainya penyelidikan terhadap Panji Gumilang.
"Bos Besar Al Zaytun Ditangkap, Ternyata Amien Rais Dalang Semua Ini" tulis dari judul video yang tengah viral di media sosial tersebut, dikutip Rabu (05/07/2023).
Tak hanya itu, video itu dilengkap juga dengan thumbnail yang menampilkan sosok dari Amien Rais. Ia diseret paksa oleh aparat penegak hukum dalam kerumunan masyarakat dan wartawan.
Penjelasan:
Usut punya usut, ternyata video yang viral tersebut tak mengabarkan ataupun menyebutkan informasi terkait dengan informasi bahwa Panji Gumilang dibekingi oleh Amien Rais. Foto thumbnail sendiri merupakan hasil editan belaka.
Alih-alih memberikan informasi, narator ternyata menjungkirbalikan pernyataan mantan elite pemerintahan tersebut yang sebenarnya menyatakan tak mendukung ponpes itu menjadi sebaliknya dengan cara memotong kutipan beliau.
Sejauh ini, Amien Rais memang telah berkomentar tentang polemik yang terjadi di Ponpes Al-Zaytun. Namun ia justru mempertanyakan siapa yang menjadi dalang di balik kisruh yang melibatkan pemilik Pesantren Al-Zaytun, Panji Gumilang. Ia meminta hal ini ditangani serius oleh pemerintah saat ini.
Kesimpulan:
Berdasarkan penjelasan tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa klaim ini adalah informasi yang keliru. Amien Rais bukanlah bekingan dari Ponpes Al Zaytun. Unggahan tersebut tidak benar alias hoaks.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026