Panji Gumilang akhirnya buka suara terkait dengan segala tuduhan, khususnya soal ajaran terorisme hingga radikalisme yang diduga dilakukan dalam Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun.
Dirinya menyatakan hal itu tidak mungkin karena pihaknya mengajarkan soal hidup dalam toleransi dan damai. Justru ia lebih menyoroti pihak yang melontarkan tuduhan tersebut lewat ceritanya soal penelitian akan lembaga pendidikannya yang pernah dilakukan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Meski tak eksplisit menyebutkan nama lembaga tersebut, ia mengungkit bagaimana dua puluh tahun lalu katanya mereka diteliti namun ia sendiri mengatakan bahwa hal itu tak pernah terjadi. MUI tak pernah datang ke Al Zaytun.
"Kami ini katanya diteliti oleh sebuah majelis tahun 2002. Sesungguhnya (mereka) enggak pernah dateng," ungkapnya dalam Youtube Cokro TV, dikutip Kamis (06/07/2023).
Namun ternyata beberapa tahun sebelumnya, lembaga yang mengurus soal keagamaan dari umat muslim tersebut mendapati pengurusnya ditangkap karena terkait dengan jaringan terorisme di Indonesia.
"Lembaga yang macam-macam nilai Al Zaytun, di sana ada teroris. Majelis Fatwa di sana itu ditangkap oleh Densus 88," ungkapnya dengan lantang.
Alam menjawab tuduhan kepada ponpesnya, ia menuturkan nyatanya sampai sekarang tidak ada yang namanya ajaran teroris hingga radikalisme yang diajarkan oleh sejumlah tenaga pendidik di Al Zaytun.
Baca Juga: Cek Fakta: Presiden Jokowi Kaget, Bekingan Panji Gumilang Ternyata Orang Penting di Istana
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
2 Kubu di Keraton Solo Tetap Gelar Kirab Malam 1 Suro, Duduk Saling Membelakangi
-
PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan
-
1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak
-
Kritik Masjid Megah, Dedi Mulyadi: Jangan Sampai Jadi Tempat Selfie Bukan Tempat Tafakur
-
Apakah 'Nyanyian' Sony Sonjaya Bisa Jadi Kunci Bongkar Akar Korupsi MBG?
-
Anak Korban Pembunuhan di Gelam Serang Murka: Ibu Saya Tak Minta Uang, Justru Dia yang Matre
-
BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG
-
Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?
-
Pelatih Senegal Pape Thiaw: Salat Dulu Baru Piala Dunia
-
HP Murah Anyar, Tecno Spark 50 Pro Usung Sensor Sony dan Baterai Jumbo