/
Kamis, 06 Juli 2023 | 19:44 WIB
Jubir Anies Tuduh Wacana Renovasi JIS Berunsur Politis, PSI: Ini Murni Masalah Teknis, Jangan Sampai Pildun U-17 Batal (Instagram/jakinstadium)

Sudirman Said, juru bicara Anies Baswedan sekaligus anggota Tim 8 Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) menyebut pemerintah pusat mencari-cari kekurangan dari Jakarta International Stadium (JIS).

Menurutnya, pemerintah enggan mengakui kualitas dan mutu tinggi JIS yang dibangun oleh Anies selama menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

“Kok pemerintah pusat seperti terus mencari-cari kekurangan? Masyarakat pasti memiliki pertanyaan yang sama, apa salahnya mengakui ada karya anak bangsa yang bermutu tinggi?” kata Sudirman dalam keterangannya, dikutip Liberte Suara, Kamis (6/7/2023).

Sudirman mengatakan bahwa lembaga internasional, lembaga profesi dan pemain sepak bola internasional memberikan apresiasi pada kualitas JIS.

Sudirman tidak menampik jika kemudian ada pandangan di masyarakat bahwa polemik terkait JIS bernuansa politis yang merupakan peninggalan Anies.

“Persepsi demikian mau tidak mau terbentuk karena sudah didahului dengan berbagai peristiwa yang sejenis," ucap Sudirman.

Seperti yang terjadi pada Formula E semasa Anies, yang dipersulit, dikritik dan tidak diberi dukungan sponsor. Namun begitu Anies selesai (menjabat), menjadi program yang diminati banyak pihak dan banjir sponsor,” katanya, menambahkan.

Jubir Anies menilai, selain Formula E, hal serupa juga terjadi pada trotoar dan jalur pesepeda yang dibongkar. 

"Juga cerita sodetan Kali Ciliwung yang mengada-ada. Semuanya bukan didasari argument teknis dan profesional, tetapi didasari perspektif politik," tuturnya.

Baca Juga: Brigjen Endar Kembali ke KPK, Rocky Gerung Singgung Firli Bahuri: Dia Mau Cari Cara Supaya Nggak Terlihat Gusar

Sudirman juga melihat adanya aroma politis untuk meredukai keberhasilan Anies lewat pernyataan Menpora Dito Ariotedjo yang menyebut ada lima stadion berstandar FIFA di Indonesia, namun JIS tidak termasuk yang disebut.

“Apakah karena JIS yang membangun Anies lantas dipermasalahkan? Mengapa tidak memasalahkan stadion-stadion yang lain? Apakah JIS sedemikian bermasalah, sehingga tidak layak diajukan sebagai salah satu venue?” katanya.

Menurutnya penilaian terhadap JIS dikembalikan kepada FIFA untuk mengakhiri polemik.

“Serahkan segala sesuatu pada ahlinya," kata Sudirman.

Load More