Penggiat Media Sosial, Rudi Valinka buka suara terkait dengan penertiban spanduk hingga baliho yang dilakukan oleh pemerintahan setempat di Depok. Ia menyoroti adanya sinyal tebang pilih yang dilakukan oleh Walkot Depok, Mohammad Idris.
Dirinya mengatakan bahwa hal ini akan menjadi sinyal kuat terhadap masyarakat kota tersebut bahwa mereka butuh perubahan, salah satunya dengan mendukung majunya sosok dari Kaesang Pangarep.
Menurutnya, Rakyat Depok harus berani bersatu untuk melakukan perlawanan terhadap kekuasaan pemerintahan daerah setempat yang telah dipegang lama oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
"2024 saatnya Depok Hijrah dari Rezim Sapi yang sudah terlalu lama berkuasa disini sementara warga Depoknya harus kompak berani buat perlawanan," ungkapnya dalam twitter @kurawa, dikutip Jumat (07/07/2023).
Cuitan penggiat media sosial ini viral dan mendapatkan respons yang beragam, banyak yang mendukung namun tak sedikit juga yang menyatakan ketidaksetujuan mereka untuk mendukung sosok dari Kaesang.
"Idris bilang, kalau mau masang atribut harus minta ijin. Nah atribut Kaesang enggak ada ijin, kalau bininya Idris udah dikasih ijin," cuit @sjari_a.
"Saatnya depok fokus sampah," balas dari akun @errends_.
Baca Juga: Hanya Spanduk Kaesang Pangarep yang Hilang, Jubir PSI ke Wali Kota Depok M Idris: Takut Ya Pak?
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati