Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Adi Prayitno menilai, Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) tidak serius memperbaiki elektabilitas calon presidennya (capres) Anies Baswedan yang terus melorot.
“Koalisi Perubahan enggak ada apa-apanya. Gembar-gembor selama ini itu tidak ada isinya. Elektabilitas Anies itu turun memungkinkan partai-partai pengusungnya itu iman politiknya bengkok,” kata Adi, dikutip Liberte Suara, Jumat (7/7/2023) dari YouTube KompasTV.
Namun demikian, Adi memprediksi, partai politik (parpol) penyokong KPP, Demokrat dan PKS akan tetap memberikan dukungan penuh pada Anies sekali pun berpotensi menelan kekalahan.
“Rasa-rasanya memang agak sulit untuk bergoyangkan iman politiknya. Sampai kiamat sekalipun, Demokrat sama PKS selalu mengatakan bahwa mereka akan tetap berada di kubu (Koalisi) Perubahan,” tuturnya.
Menurut Adi, bukan tidak mungkin juga Demokrat mengevaluasi Anies. Terutama, evaluasi terhadap calon wakil presiden (cawapres) pilihan Anies yang tidak mendongkrak elektabilitasnya sehingga tidak dapat memenangkan pilpres.
“Di Koalisi Perubahan ini sekarang ada Demokrat dan NasDem. Kata Demokrat bukan tidka mungkin mereka mengevaluasi kalau cawapres yang dipilih Anies tidak bisa mendongkrak elektabilitas,” ujarnya.
Adi berujar, Demokrat dapat menyodorkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai pendamping Anies. Tetapi, Demokrat dan NasDem tidak dapat menjamin bahwa KPP akan tetap solid.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung
-
3 Calon Pemain Naturalisasi yang Kemungkinan Tak Dilirik John Herdman ke Timnas Indonesia
-
Silsilah Keluarga Roy Suryo, Keturunan Keraton Mana?
-
Sinopsis Toy Story 5, Usaha Woody dan Mainan Hidup Lawan Kehadiran Gadget
-
Dicap Terlalu Mahal, TVRI Bongkar Alasan Hak Siar FIFA Rp1,3 Triliun
-
Mobil Listrik Toyota Sekaliber Fortuner Hadir, Harga Mulai Rp300 Jutaan
-
Habisi Satu Keluarga Termasuk Bayi 8 Bulan di Indramayu, Terdakwa Ririn Dituntut Hukuman Mati
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Catat Tanggalnya! Ini Jadwal Penghentian Sementara Makan Bergizi Gratis di Kota Depok
-
Lamine Yamal Jadi Starter, Prediksi Lini dan Taktik Spanyol vs Arab Saudi