Pendiri Lembaga Survei Cyrus Network, Hasan Nasbi menyoroti pernyataan dari politikus senior PDI Perjuangan (PDIP) Adian Napitupulu yang menyebutkan bahwa Ganjar Pranowo yang merupakan kandidat calon presiden (capres) paling lengkap dibanding yang lain.
Hal tersebut ditanggapi Hasan Nasbi dalam tayangan YouTube pribadi miliknya. Dalam tayangan tersebut, Hasan Nasbi menegaskan terkait berbagai macam sistem rekrutmen pemimpin dan salah satunya yaitu pengalaman.
Hasan Nasbi mengungkapkan bahwa jika olok ukurnya adalah pengalaman, menurutnya kandidat dengan pengalaman paling lengkap adalah kandidat yang berprofesi sebagai birokrat.
"Kalau kita mau bicara pengalaman yang paling lengkap menurut saya jauh lebih lengkap pengalaman birokrat," ungkap Hasan Nasbi dikutip Suara Liberte dari tayangan YouTube pribadi miliknya, Sabtu (8/7).
Lebih lanjut, Hasan Nasbi menilai bahwa hal itu lantaran seorang birokrat memiliki cukup kecakapan dalam mengelolan negara kendati mungkin wilayah kerjanya masih bersifat sektoral.
"Karena birokrat itu dari ketika awal masuk sampai ke misalnya dia jadi Eselon I jadi Sesmen misalnya, jadi Sekjen misalnya, atau jadi Dirjen misalnya, itu dia punya pengalaman yang panjang sekali dan lengkap sekali dalam soal mengelola negara,” tutur Hasan Nasbi.
Meski begitu, disayangkan, kata Hasan Nasbi, jarang ada birokrat yang populer sehingga menjadi bahan pertimbangan politik untuk diusung sebagai calon presiden.
Baca Juga: Ratusan Members-Keluarga Ford Everest Club Indonesia Kemah di Danau Lut Tawar
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati