/
Senin, 10 Juli 2023 | 09:29 WIB
Beredar Kabar Ponpes Al Zaytun Sebagai Markas Besar NII, Panji Gumilang Malah Bercerita... (Tangkapan layar YouTube)

Pengamat pendidikan Islam M. Najih Arromadloni mengatakan bahwa pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun Panji Gumilang pernah menyebarkan ajarannya di Sukabumi. Namun Panji kemudian diusir oleh masyarakat.

Panji, kata Najih, merupakan salah satu orang yang memiliki pertalian hubungan dengan Negara Islam Indonesia (NII). Ia didapuk menjadi Komandan Wilayah 9 di tahun 1960-an.

Setelahnya, tutur Najih, Panji dipengaruhi oleh ajaran Islam Isa Bugis dan Lembaga Kerasulan yang dipimpin oleh Karim Hasan. Artinya, Panji sudah mengalami sinkretisme.

“Panji Gumilang ini sudah sinkretik (dari dua ajaran yang ada),” ujarnya, dikutip Liberte Suara, Senin (10/7/2023), dari YouTube tvOneNews.

Ia melanjutkan, Panji kemudian menyebarkan ajaran Isa Bugis tersebut di wilayah Cisaat, Sukabumi pada dekade 1970-an. Tak lama Panji pun ditolak dan diusir oleh masyarakat tersebut.

“Kemudian dia memindahkan wilayah propagandanya ini ke Subang,” tambahnya.

Dari Subang, Panji meluaskan propagandanya ke Indramayu. Najih menilai, terjadi perubahan strategi dari NII awal ketika Panji menyebarkan ajarannya di kabupaten pesisir utara Provinsi Jawa Barat tersebut.

“Di Indramayu itulah dia melakukan restrukturisasi tadi. Mulai mengubah strateginya dari yang tadinya (pendiri NII) Kartosoewirjo menggunakan militer, dia menggunakan pendekatan lain, gerakan civil society,” tutur Najih.

Wakil Sekretaris Badan Penanggulangan Ekstremisme dan Terorisme (BPET) Majelis Ulama Indonesia (MUI) meyakini, Yayasan Pesantren Indonesia (YPI) hingga Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) Rahmatan Lil Alamin merupakan lembaga yang membawahi Ponpes Al Zaytun sejak awal berdirinya.

Baca Juga: Sosok Ini Tunjukkan Persamaan Proyek JIS dan Sumur Resapan Anies: Sayang Kadrun Itu Ga Mau Jujur

Itu karena, hingga saat ini, Panji tidak pernah menyataka bahwa ia keluar dari NII. Panji juga tidak pernah ditangkap atas dasar dugaan afiliasinya dengan NII.

Load More