"Di berbagai momen strategis, Paloh sangat diperhitungkan. Nurani Surya Paloh terusik oleh aneka ketidakadilan di negeri ini. Menyadarkan dirinya bahwa berada diempuknya kekuasaan tentu menyobek hati. Paloh tidak rela membiarkan rakyat terzalimi," paparnya.
Lanjut, kata Faizal Assegaf, NasDem menjadi semakin jauh lebih bermartabat ketika memilih berjuang di jalur perubahan dengan sejumlah tokoh kritis.
"Pilihan yang sangat berat, banyak tantangan harus dilewati. Namun rakyat menaruh harapan NasDem dan Surya Paloh terus berlayar. Sekali layar terkembang, pantang surut ke belakang," ucap Faizal Assegaf.
Selain itu, ia mendefinisikan bahwa perubahan adalah arena pertarungan yang mesti dilalui dengan tekat yang kuat. NasDem punya peluang menjadi lokomatif penyatuan elemen rakyat. Ruang konsolidasi saatnya diperluas.
Faizal Assegaf juga mengatakan bahwa upaya merekatkan jejaring dan potensi rakyat harus dipercepat. Hal ini guna merobohkan seluruh sekat dan penghalang. Tak hanya itu, agar peleburan semua kekuatan rakyat bergerak dalam satu barisan yang solid.
Di akhir pernyataannya, Faizal Assegaf mengutarakan bahwa Jokowi di Istana makin terlihat frustrasi menghadapi gebrakan dari Surya paloh yang satu barisan untuk maju bersama dengan rakyat.
"Di Istana sana, Jokowi makin terlihat frustasi menghadapi gebrakan Surya Paloh yang melaju bersama rakyat menuntut: Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia!," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti
-
BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial
-
Fashion Show dari Limbah hingga Bazar UMKM Ramaikan Alun-alun Cilegon
-
Ketika Penyandang Disabilitas Didorong Membangun Bisnis Berkelanjutan
-
KPK Tahan 4 Tersangka Baru Korupsi Asuransi Fiktif PT Pelni Rp263 Miliar
-
Limbah Sianida vs Kemarau Panjang: Saat Sungai Cikaniki Mati Rasa dan Warga Berjuang Demi Air Bersih
-
Askrindo Pertajam Strategi Pertumbuhan, Fokus Diversifikasi Produk hingga Digitalisasi
-
Optimalkan Pelayanan Publik, Mendagri: Pentingnya Penguatan Kapasitas & Dukungan Bagi Kepala Daerah
-
Nyaris Beredar! Polisi Gagalkan Distribusi 784 Ribu Butir Obat Keras Ilegal di Bandung
-
Semakin Praktis, Pembayaran Transportasi Umum Kini Cukup Tempel HP