Loyalis Anies Baswedan, Geisz Chalifah buka-bukaan menyatakan kesetujuannya terkait dengan wacana dibuatnya panitia khusus alias pansus guna mendalami dugaan penyelewengan dana dalam proyek dari Jakarta International Stadium (JIS).
Dirinya mengatakan hal tersebut pembangunan mega proyek tersebut sendiri memakai dana yang seharusnya digunakan untuk Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Oleh karenanya setidaknya harus ada pertanggung jawaban tersendiri dari pihak yang membangun JIS.
"Saya Setuju dibuat pansus untuk JIS, JIS gunakan pinjaman dana PEN bukan hibah," ungkapnya dalam akun @GeiszChalifah, Rabu (12/7).
Namun hal tersebut bukan tanpa syarat, ia juga ingin melihat adanya pembentukan pansus guna menyelidiki ada penyimpangan hukum dalam proyek dari Sirkuit Mandalika. Apalagi bangunan itu sudah merugikan negara.
Menurutnya, hal ini bukan hanya sekedar politik semata namun sudah masuk ranah transparansi serta pertanggungjawaban pemerintah kepada rakyat soal ketepatan penggunaan uang pajak.
Selain itu, dengan dibentuknya pansus untuk menyelidiki dua proyek tersebut. Masyarakat bisa tahu siapa yang harus dipersalahkan jika memang ada permainan atau pelanggaran hukum dalam JIS dan Sirkuit Mandalika.
"Selidiki keduanya (JIS & Mandalika) hingga tuntas. Agar kita semua tahu, mana yang digarong dan siapa malingnya," tegasnya.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Korupsi Dana JIS Rp45 Miliar, Anies Baswedan Pakai Uangnya Demi Ini
-
Heru Budi Sebut JIS Sudah Bagus Tak Perlu Revitalisasi, Loyalis Anies: Makin Banyak yang Mengakui Keberhasilan Anies Bangun JIS
-
Tidak Terima JIS Warisan Anies Disebut Perlu Direvitalisasi, Heru Budi: Kalimatnya Penyempurnaan
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Fenomena Rojali-Rohana Disorot BPS, Sensus Ekonomi Mau Bongkar Aktivitas Tersembunyi
-
Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari
-
Disikat Persija 2-3, Hendri Susilo Tetap Angkat Topi untuk Perjuangan Malut United
-
Totalitas Tanpa Batas: Rahasia di Balik Film Terbaru Suzzanna, Bikin Luna Maya Nyaris Tenggelam
-
Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India
-
Tak Gentar Kebijakan Jordi Cruyff, Maarten Paes Siap Rebut Posisi Kiper Utama Ajax
-
Inovasi ShopeePay Ramadan 2026: Fitur Goyang Berbasis Gamifikasi Digital hingga Gratis 120 Tranfer
-
Wakil Presiden Galatasaray Kirim Psywar ke Juventus: Kemenangan 5-2 Bukan Kebetulan!
-
Pertemuan di Masjid Kota
-
Deretan Kontroversi Infantino 10 Tahun Pimpin FIFA: Ucapan Tak Layak hingga Kedekatan dengan Trump