Ulama dikejutkan dengan kabar bahwa pondok pesantren alias ponpes berpotensi menjadi sarang atau pemicu banyaknya generasi muda yang berorientasi Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT).
Hal ini disebut-sebut karena efek sistem pembelajaran ponpes yang memisahkan santriwan dengan santriwati. Namun persepsi ini dibantah tegas oleh Ustadz Abdullah Zaen.
Lewat sebuah video, ia mengungkapkan bahwa pandangan tersebut sangatlah tidak tepat dan absurd. Menurutnya santriwan maupun santriwati sudah pasti bisa membedakan lawan jenis mereka di Ponpes.
"Ana sekarang tanya sama antum, teman-teman santri. Antum bisakan membedakan laki-laki sama perempuan? Bisalah, wong jelas-jelas yang perempuan pakai jilbab dan laki-laki pakai songkok," ujarnya dalal Youtube Al-Furqon TV Official, dikutip Rabu (12/7).
Ustadz Abdullah menegaskan hal seperti ini harus dibuktikan secara ilmiah atau melewati sebuah penelitian mengingat ada lebih dari ribuan pesantren tersebar di Indonesia.
Pendapat yang hanya bersumber dari persepsi menurutnya tak bisa ditanggapi dengan serius begitu saja. Ia juga mengingatkan bahwa ada kemungkinan penumpang gelap yang coba menghancurkan citra ponpes lewat isu tersebut.
"Yang perlu diwaspadai adalah adanya penumpang gelap dibalik isu ini (LGBT). Yaitu orang-orang yang ini lembaga pesantren ini terstigma negatif," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Ini Tampang Pria yang Tega Sekap Perempuan di Cileunyi hingga Alami Kebutaan dan Bibir Sumbing
-
Perang Bintang AADC di Pasar Obat Herbal
-
BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
Ketika Olahraga Jadi Cara untuk Mengenalkan Sustainability
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata