Wakil Sekretaris Badan Penanggulangan Ekstremisme dan Terorisme (BPET) Majelis Ulama Indonesia (MUI) M. Najih Arromadloni mengungkapkan sejarah dan peran Negara Islam Indonesia (NII) di pimpinan Sekarmadji Kartosoewirjo.
Menurut Najih, asal-usul NII menjadi penting untuk dipahami karena NII merupakan induk organisasi teror di Indonesia yang membawahi banyak kelompok teror yang ada hingga saat ini.
NII sendiri adalah organisasi Islam yang tujuannya membentuk negara Islam di Indonesia. Embrionya dapat dilacak pada gerakan Darul Islam (DI) yang terjadi pada awal 1948 dengan tujuan mendirikan Negara Islam Indonesia.
DI dengan pasukannya yang disebut Tentara Islam Indonesia (TII) sempat melakukan pemberontakan. Peristiwa itu kerap disebut sebagai DI/TII.
Setelahnya pada 1949, kata Najih, seorang tokoh Masyumi Jawa Barat, Sekarmadji Kartosoewirjo memproklamirkan Negara Karunia Allah Negara Islam Indonesia atau disebut sebagai NKA NII.
"Sebetulnya NII ini kan dari mulai awal didirikan oleh namanya Sekarmajdi Kartosoewirjo untuk mendirikan negara Islam," kata Najih dalam pernyataannya dikutip Liberte Suara, Rabu (12/7/2023).
Gerakan militer NII di bawah Kartosoewirjo berhenti tahun 1962. Penyebabnya, pemerintahan Presiden Sukarno menangkap dan menghukum mati Kartosoewirjo.
"Gerakan militer terakhir mereka itu tahun 1962. Pendiri NII telah ditangkap dan dihukum mati pada zaman Presiden Sukarno," ujarnya.
Namun demikian, pergerakan NII masih terus berjalan meskipun gerakan militernya terhenti di tahun tersebut. Menurut Najih, NII kemudian mengubah perjuangannya dari militer ke gerakan bawah tanah.
"Pascatahun 1962 mereka mereorganisasi. Setelah kejadian itu, NII mengubah perjuangannya dari perjuangan militer ke clandestine (gerakan bawah tanah), termasuk dengan membentuk gerakan civil society," terang Najih.
"Gerakan mereka tetap berjalan dan beberapa kasus itu terjadi," imbuhnya.
Jika dikaitkan dengan konteks kekinian yakni Pondok Pesanten (Ponpes) Al Zaytun pimpinan Panji Gumilang, pimpinan MUI itu mengatakan secara genealogi Al Zaytun dapat dilacak kepada NII.
"Genealoginya pasti bisa dilacak sampai ke NII. NII bersembunyi sudah sangat lama. Selama ini kan panji berjuang dari mulai tahun 60-an, kemudian Al Zaytun dirintis dari tahun 1992, diresmikan oleh Presiden Habibie tahun 1996, artinya sudah lebih dari 30 tahun perjalananya Al Zaytun," jelasnya.
"Kalau misalnya Panji Gumilang sekarang mengekspos pendapatan-pendapatannya ke publik, itu bukan tanpa maksud," jelas dia, menambahkan.
"Artinya, dia menganggap memang sudah saatnya. Dia sudah berhasil melakukan clandestine selama bertahun-tahun, sudah saatnya untuk show of force dan kemudian menawarkan ide-idenya ke publik," pungkas Najih.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur
-
Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai
-
Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda
-
Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati
-
6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
-
Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?
-
Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret
-
1.400 Pekerja Sumsel Kena PHK, Mayoritas Tanpa Perselisihan, Ada Apa?
-
Bareng Baba Lili Tata, Kenalkan Gaya Hidup Aktif pada Anak Sambil Eksplorasi Jakarta
-
Period Poverty dalam Ketimpangan Kelas: Menggugat Hak Dasar Tubuh Perempuan