Menko Polhukam Mahfud MD dikabarkan membubarkan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun pimpinan Panji Gumilang lantaran diduga menyebarkan aliran sesat.
Kanal YouTube bernama KABAR NEWS itu menjadi yang pertama menyebarkan informasi tersebut. Disebutkannya, pembubaran dilakukan karena Al Zaytun dianggap sebagai tempat pengajaran aliran sesat dan pencabulan.
Judul yang digunakan oleh KABAR NEWS sebagai berikut, “MAHFUD RESMI BUBARKAN AL ZAYTUN, DIANGGAP TEMPAT ALIRAN S£SAT & P3NC4BUL4N.”
Lantas benarkah Ponpes Al Zaytun resmi dibubarkan Mahfud MD?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran, tidak ada informasi resmi dan bukti valid mengenai kabar pembubaran pondok pesantren yang berada di Indramayu, Jawa Barat tersebut.
Terkait polemik yang terjadi di Ponpes Al Zaytun, Mahfud MD menegaskan bahwa pemerintah telah mengambil sikap untuk menyelesaikan permasalahan tersebut secara pidana dan administrasi negara.
Mahfud MD juga mengungkap bahwa ia akan terus melakukan koordinasi dengan Pemprov Jawa Barat yang sudah membentuk tim investigasi untuk menangani adanya dugaan penyimpangan di pesantren tersebut.
KESIMPULAN
Baca Juga: Di Tengah Proses Cerai, Inara Rusli Blak-blakan Rindu Lakukan Ini Bersama Virgoun: Sebelum Tidur...
Dari penjelasan di atas, video dengan klaim Menkopolhukam Mahfud MD membubarkan Al Zaytun merupakan hoaks.
Dengan demikian, informasi yang disebarluaskan oleh kanal YouTube KABAR NEWS masuk dalam kategori konten yang menyesatkan.
CATATAN REDAKSI:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Dobrak Keterbatasan Anggaran, Mirza Ingin Terapkan Sukuk dan Obligasi Daerah
-
Mark Dynamics (MARK) Tebar Dividen Rp90 per Saham, Berikut Jadwalnya
-
Anwar Ibrahim Tuntut Pembebasan Aktivis GSF dan Jurnalis Indonesia yang Ditangkap Militer Israel
-
Kapal Bantuan Gaza Dikepung Militer Israel di Mediterania: 9 WNI Terancam,1 Terdeteksi Diintersep!
-
Pemeran Utama Perfect Crown Minta Maaf soal Kontroversi Distorsi Sejarah
-
IHSG Anjlok 4 Persen, BEI Minta Investor Tetap Tenang
-
Gempar! Pep Guardiola Dikabarkan Tinggalkan Manchester City Akhir Musim Ini
-
Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
-
Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut
-
Chery Q Siap Ancam Dominasi BYD Atto 1 di Segmen Mobil Listrik Murah Rp 200 Jutaan