Loyalis Ganjar Pranowo, Yusuf Muhammad, mengomentari perihal beredarnya video Ganjar Pranowo diduga meneguk minuman keras atau miras.
Hal tersebut terlihat dari sebuah tangkapan layar yang diunggah oleh akun @gus_dibyo. Ganjar meminum air diduga miras saat sedang duduk bersama beberapa orang.
Pemilik akun meminta bantuan Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan Divisi Humas Polri untuk bertindak mengusut pembuat fitnah tersebut.
"Fitnah kepada @ganjarpranowo bertebaran di berbagai platform. Kerjaan siapa ini? Mohon @DivHumas_Polri pak Kapolri @ListyoSigitP bertindak.," ungkapnya seperti yang dilansir dari Twitter, Jumat (14/7).
Menanggapi hal tersebut, Yusuf menilai hal itu sebagai fitnah yang dibuat oleh kelompok yang biasa dia sebut dengan sebutan “kadrun”.
“Pagi-pagi kadrun sudah bikin fitnah serang pak @ganjarpranowo,” ujar Yusuf, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @yusuf_dumdum pada Sabtu (15/7/2023).
Yusuf kemudian mengatakan bahwa cara serupa juga digunakan untuk menyerang Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat Pilpres 2014 dan 2019.
“Cara lama yang dipakai untuk serang pak @jokowi waktu 2014 dan 2019. Dipikir bikin fitnah begini trus akan dapat simpati ?” ujarnya.
Belum ada tanggapan resmi dari Ganjar terkait video diduga meneguk miras tersebut. Namun jika diperhatikan Ganjar tampaknya bukan meneguk miras seperti yang disangkakan.
Baca Juga: Dihajar Myanmar, Timnas Putri Indonesia Akhiri Piala AFF Putri U-19 dengan Tangan Hampa
Pasalnya, di akhir video saat Ganjar membalikkan posisi botol minumnya, tertulis kata “Es Teh Panser” di botolnya.
Berita Terkait
-
ICW Bantah Narasi Seolah Memberi Apresiasi pada Ganjar: Kami Pastikan Informasi Tersebut Tidak Benar Alias Hoaks!
-
Akbar Faizal Todong Anies, Ganjar, dan Prabowo Bersuara Soal Pencopetan dalam Kasus BTS
-
Imbas Kemarahan Jakmania, JIS yang Diresmikan Anies Kena Sindir: Klaim Paling Megah Tapi Cuma Dijadikan Berhala
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Amankan Dapur 2.180 Pegawai, Pemkot Bandar Lampung Kucurkan Rp8,6 Miliar Gaji PPPK Tiap Bulan
-
Harga Minyak Dunia Melonjak Lagi, Risiko Serangan di Selat Hormuz Belum Mereda
-
Rupiah Menguat, BI Tahan Suku Bunga dan Perkuat Intervensi Pasar Valas
-
Deathstalker: Hadir dengan Petualangan Pahlawan Barbar Melawan Penyihir!
-
Intip Spesifikasi Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro yang Tampil Lebih Maskulin di GIIAS 2026
-
Pasar Modal Indonesia Mulai Pulih, Ini Buktinya
-
Harga Motor Listrik Honda, Simak Perbedaan ICON e: vs EM1 e: vs CUV e:
-
Siswa Sekolah Rakyat Makassar Borong Medali di Tiga Ajang Bergengsi
-
3 Rekomendasi Sepatu Gumi Paling Worth It untuk Lari, Produk Lokal Harga Bersahabat
-
Songsong Indonesia Emas 2045, Wamendagri Ajak Mahasiswa Bangun Karakter & Kompetensi Kepemimpinan