Politikus Partai Nasional Demokrat (NasDem) Effendy Choirie mengungkapkan makna di balik "doa politik" Anies Baswedan dalam Apel Siaga Perubahan NasDem, di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (17/7/2023).
Effendy menilai, dari pidato yang disampaikan oleh Anies, terlihat kecerdasan yang dimiliki oleh mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.
"Ada beberapa hal yang perlu diketahui oleh publik, yang pertama adalah menunjukkan kecerdasan dan yang kedua adalah ini masalah baru pulang haji," kata Gus Choi, sapaan akrab Effendy, dikutip Liberte Suara, Senin (17/7/2023).
Ia melanjutkan tingkat intelektual tinggi Anies dapat dilihat dari cara penyampaiannya dan narasinya yang secara beradab dan berakhlak.
"Yang ketiga adalah menyampaikan sesuatu secara substansial yang semuanya terkait dengan perubahan dikemas dalam doa," sambungnya.
Terkait kaitannya dengan haji, Gus Choi meyakini doa-doa kebangsaan yang dipanjatkan oleh Anies akan diijabah.
"Dalam suasana kepulangan haji karena begini, pulang haji itu kan 40 hari tiba di Tanah Air, malaikat yang baik-baik masih melekat, doa itu bisa dikabulkan," ungkapnya.
Kecerdasan Anies, ujar Gus Choi, juga ditunjukkan lewat cara orasi yang tidak blak-blakan seperti pada umumnya. Ia menggunakan metode baru yang pesannya dirumuskan dalam doa-doa.
"Oleh karena itu, hal-hal yang baik kita rumuskan dalam doa, kita narasikan dalam doa. (Anies) menyampaikan substansi-substansi perubahan kan luar biasa ... Mulai dari soal urusan tenaga kerja, urusan pendidika, urusan kesehatan, ya masuk semua urusan rakyat miskin, urusan kelaparan, semua masuk," papar Gus Choi.
Menurut politikus NasDem itu, Anies juga seperti menyentil pemerintah pusat mengenai korupsi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta
-
Investasi Rp339 Triliun, Blok Masela Target Mulai Konstruksi 2027
-
Dibintangi Jenna Ortega, Sony Pictures Rilis Trailer Film Klara and the Sun
-
Muncul Isu Perintah Awasi Gibran Buntut 'Mahasiswa Bayaran', Gerindra Tepis Ada Agenda Itu
-
Prediksi Uruguay vs Spanyol: Taktik Bielsa dan De la Fuente Demi Juara Grup
-
Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban
-
Juli 2026, Pemerintah Mulai Produksi CNG Rumah Tangga Pengganti LPG
-
3 Bedak Tabur Wardah Terlaris di Shopee, Kualitas Bagus Menurut Review Pengguna
-
Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
-
Harga LNG Naik, INDEF Ingatkan Pemerintah Mitigasi Risiko PHK Industri